tirto.id - Viral di media sosial (medsos) video yang memperlihatkan lurah Perintis Muhammad Fadli terjatuh hingga masuk di got. Siapa Muhammad Fadli dan bagaimana kronologi peristiwa tersebut?
Di beberapa platform terutama TikTok, sedang trending video lurah Perintis, Muhammad Fadli yang sedang menjalankan tugasnya. Yang membuat video tersebut viral adalah momen Fadli didorong oleh salah satu warganya hingga tubuhnya jatuh ke dalam got.
Profil Lurah Perintis Muhammad Fadli & Kronologi Didorong Warga
Muhammad Fadli S.A.B. adalah lurah di Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. Fadli, begitu ia biasa disapa, mengaku jika selama menjalankan tugas di lapangan sering membuat dokumentasi.
Bersama dengan istrinya, Ramadhani Muhammad Fadli, mereka membagikan kegiatan warga di Kelurahan Perintis melalui akun Instagram @kelurahanperintis dan @pkk.kelurahanperintis.
Fadli menjelaskan kronologi peristiwa jatuh di got yang menghebohkan warganet. Awalnya, Fadli mendapatkan keluhan dari masyarakat di Kelurahan Perintis terkait adanya polisi tidur tidak resmi yang ada di salah satu jalan di depan rumah salah satu warganya bernama Adi.
Polisi tidur tidak resmi itu diduga dibuat sendiri oleh Adi dari ban bekas. Yang membuat warga resah adalah adanya paku-paku di polisi tidur tidak resmi tersebut sehingga mengakibatkan ban kendaraan warga yang melintas bocor.
Fadli sudah mencoba melakukan mediasi dengan memanggil Adi untuk diberikan pengarahan tentang keluhan warga itu. Keluhan tersebut disampaikan melalui WhatsApp ke salah satu nomor perangkat kelurahan.
Meski telah diberikan pengarahan, Adi tetap tidak membongkar polisi tidur di depan rumahnya itu. Hingga akhirnya Fadli memutuskan untuk terjun langsung membongkar polisi tidur tersebut dengan bantuan beberapa orang.
Melihat polisi tidur tidak resmi tersebut dibongkar oleh Fadli, Adi yang merasa polisi tidur itu berperan dalam menahan laju kendaraan di depan rumahnya merasa tidak terima. Ia lalu mencoba merebut ban bekas polisi tidur itu dari Fadli.
Sedangkan Fadli tidak memberikan ban itu karena meminta Adi untuk mengambilnya di kantor lurah. Terjadi aksi tarik menarik yang lantas membuat Adi mendorong Fadli cukup kuat hingga lurah Perintis itu terjatuh dan masuk di got.
Dengan baju dinas yang masih hitam karena tercemplung got, Fadli pergi meninggalkan Adi. Ia berniat untuk melaporkan Adi atas dugaan penganiayaan dan upaya menghalangi tugas.
Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane mengatakan pada detikSumut jika kondisi Fadli saat ini mengalami bengkak di bagian tangan dan sedang menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara. Sedangkan Adi, telah diamankan di Polsek Medan Timur
"Pak Lurah bengkak tangannya saat ini di Rumah Sakit Bhayangkara dan mau buat laporan, pelaku tadi sudah dibawa Polsek Medan Timur," ujar Noor Alfi Pane.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id






























