tirto.id - Tiktoker Khaby Lame dideportasi dari Amerika Serikat (AS) pada 6 Juni 2025. Pasalnya, Khaby telah dianggap menyalahi aturan imigrasi dengan tinggal di AS lebih lama dari izin tinggal yang seharusnya. Simak profil singkat Khaby Lame berikut.
Khaby Lame ditahan di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Nevada pada Jumat, 6 Juni 2025. Khaby memasuki AS pada 30 April 2025, sehingga ia seharusnya tidak diperbolehkan untuk kembali ke Amerika Serikat lagi saat ini karena izin tinggalnya sudah habis.
"U.S. Immigration and Customs Enforcement menahan Seringe Khabane Lame, 25 tahun, warga negara Italia, pada tanggal 6 Juni, di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Nevada karena pelanggaran imigrasi. Lame memasuki Amerika Serikat pada tanggal 30 April dan melewati batas waktu visanya." ujar juru bicara ICE seperti diberitakan People (9/6).
Meskipun statusnya dideportasi, Khaby tidak mempermasalahkan hal itu. Kreator TikTok berdarah Senegal itu dengan sukarela meninggalkan AS untuk kembali ke negara asalnya, Italia.
Tidak ada unggahan terbaru di akun TikTok Khaby Lame yang bercerita tentang deportasinya itu. Khaby tetap mengunggah konten-konten menghibur seperti biasa.
Ketatnya hukum di AS untuk imigran ini terkait dengan kebijakan Presiden Donald Trump yang sangat membatasi imigran di AS. Trump meminta otoritas bandara dan kepolisian menindak tegas imigran yang tidak punya izin tinggal resmi di AS dengan tidak segan untuk memulangkan mereka ke negara asal.
Profil Khaby Lame
Khaby Lame bernama lengkap Khabane Lame lahir di Senegal, 9 Maret 2020. Ia pindah ke Italia saat berusia 1 tahun. Khaby memiliki dua status kewarganegaraan yakni Senegal dan Italia.
Khaby tumbuh dan dibesarkan di Italia. Ia bersekolah di sekolah Italia hingga usia 14 tahun. Orang tua Khaby kemudian memutuskan untuk mengirim Khaby ke sekolah yang mendalami Alquran di Dakar, Senegal.
Khaby kembali ke Italia untuk mencari pekerjaan. Ia diterima menjadi operator mesin CNC di sebuah pabrik dekat Turin, Italia. Namun, Khaby harus rela kehilangan pekerjaannya pada Maret 2020 akibat dampak dari PHK besar-besaran saat COVID-19 menyerang.
Tidak hilang akal, Khaby mencoba untuk bertahan hidup dengan membuat konten-konten yang mempertanyakan solusi-solusi rumit di media sosial. Video-video Khaby yang bersifat menghibur dan ringan ini, menarik perhatian publik. Apalagi saat pandemi, orang-orang lebih banyak di rumah dan menghabiskan banyak waktu dengan mengakses media sosial.
Saat ini, akun TikTok Khaby telah mendapatkan follower sebanyak 162,2 juta dan dengan 2,5 miliar likes untuk konten-konten yang diunggahnya di TikTok. Angka ini menjadikan Khaby sebagai kreator TikTok dengan pengikut terbanyak sejak 2022.
Popularitasnya menjadikan Khaby dipercaya untuk menjadi juri Festival Cannes pada 2022 untuk kategori film pendek TikTok. Ia juga ditunjuk menjadi salah satu juri Italia's Got Talent sejak 2023. Khaby juga diangkat menjadi Duta Besar Niat Baik UNICEF 2025.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































