tirto.id - Profil Austin Clash of Champions 2 tengah santer menjadi sorotan para penonton usai mahasiswa jurusan Teknik Komputer Universitas Columbia ini meraih GPA di atas ambang batas 4.00, yakni 4.27. Lalu, seperti apa profil dan biodata sosok salah satu peserta dari Clash of Champions Season 2 ini?
Austin Senna adalah salah satu dari 40 peserta yang telah diumumkan bergabung sebagai peserta di ajang kompetisi adu kecerdasan besutan Ruangguru bertajuk Clash of Champions Season 2 atau CoC 2.
Clash of Champions Season 2sendiri telah tayang perdana sejak Minggu, (29/06) kemarin. Kehadiran sosok Austin di CoC 2 ini disebut-sebut sebagai salah satu peserta yang diunggulkan menjadi calon juara kompetisi kecerdasan tersebut.
Austin sendiri diumumkan Ruangguru sebagai salah satu peserta yang masuk di gelombang atau Batch 7. Dalam pengumuman tersebut, tercantum bahwa ia memiliki prestasi gemilang, yakni peraih Bronze Medal di Olimpiade Sains Nasional Bidang Kimia 2022.
Tak hanya itu, Austin juga tercatat mendapat GPA di atas ambang batas 4.00, yakni 4.27. Hal tersebut tentunya semakin membuat para penonton penasaran, terutama alasan Austin bisa mendapatkan GPA melebihi ambang batas di universitas terkemuka di Amerika.
Untuk mengetahui seperti apa profil dan biodata Austin, simak ulasan berikut ini.
Profil Austin Senna Clash of Champions 2
Austin Senna Wijaya atau akrab dipanggil Austin, adalah mahasiswa berprestasi kelahiran 14 Maret di Medan. Saat ini, Austin tengah menempuh pendidikan di Columbia University mengambil jurusan Computer Engineering angkatan 2024.
Sebelum berkuliah di Columbia University, Austin tercatat pernah mengikuti Summer Program di Universitas Zhejiang, China, jurusan Teknik Elektro dan Elektronika pada tahun 2023 lalu.
Tak hanya moncer di bidang pendidikan, Austin juga memiliki sederet pengalaman kerja maupun magang yang tak kalah cemerlang. Diketahui, Austin pernah magang di PT Etana Biotechnologies Indonesia pada 2023, kemudian ia juga pernah menjadi tutor untuk olimpiade Kimia di Olimpiad Gold Academy untuk periode 2023-2024.
Sementara ketika Austin berkuliah di Columbia University, ia pernah tergabung sebagai anggota AQUAS Team di Columbia Space Initiative pada 2024-2025. Grup tersebut dikenal sebagai grup yang beranggotakan mahasiswa dan profesor yang tertarik akan pengetahuan, terutama mengenai luar angkasa.
Tak hanya itu, saat ini ia juga tengah bekerja paruh waktu sebagai Asisten Peneliti di Columbia Electrochemical Energy Center, serta magang di CRIS Lab Columbia University.
Prestasi Austin Senna Clash of Champions 2
Jauh sebelum berkuliah di Columbia University, Austin Senna pernah meraih dua prestasi bergengsi, yakni peraih medali perunggu di Olimpiade Sains Nasional Bidang Kimia pada 2022.
Selain itu, Austin juga adalah peraih juara 2 di ITS Nation Olimpiad of Chemical Engineering pada 2023. Artinya, sejauh ini Austin telah mengumpulkan dua medali bergengsi tingkat nasional.
Prestasi gemilang lainnya adalah Austin Senna diterima di dua universitas terkemuka di luar negeri, yakni Columbia University dan Northwestern University.
Alasan Austin Mendapat GPA di Atas 4.00
Columbia University termasuk salah satu kampus ternama di Amerika Serikat. Selain itu, kampus ini memiliki ketentuan khusus terkait Grade Point Average (GPA) yang didapatkan mahasiswanya.
Sama seperti universitas ternama lainnya yang menetapkan bahwa batas maksimal raihan GPA adalah di angka 4.0. Akan tetapi, di Columbia University terdapat kebijakan bagi mahasiswa yang rutin mendapatkan nilai A+ secara berkala, bisa mendapatkan GPA melebihi ambang batas alias di atas 4.00.
Artinya, jika Austin berhasil mendapatkan GPA 4.27/4.00, artinya ia termasuk salah satu mahasiswa di jurusannya yang kerap mendapatkan nilai A+.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Wisnu Amri Hidayat
Masuk tirto.id


































