Menuju konten utama

Pramono soal Banjir Kemang: Tanggul Retak & Kali Krukut Meluap

Kebocoran tanggul Kemang Village itu menyebabkan Kali Krukut juga ikut meluap.

Pramono soal Banjir Kemang: Tanggul Retak & Kali Krukut Meluap
Pengendara sepeda motor melintas saat banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022). Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan penyebab banjir yang terjadi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/10) malam.

Menurutnya, genangan air yang cukup tinggi di kawasan tersebut disebabkan oleh retaknya tanggul yang ada di kawasan Kemang hingga membuatnya bocor. Kebocoran itu menyebabkan Kali Krukut juga ikut meluap.

Namun, ia memastikan banjir sudah surut setelah sejak pagi tadi.

“Kenapa Kemang Raya kemarin terjadi banjir yang begitu? Memang ada patahan, tanggul yang dimiliki oleh Kemang Village yang retak dan kemudian bocor dan kemudian menyebabkan air Kali Krukut itu meluap. Maka dengan demikian saya sudah minta untuk segera ini ditangani,” ujar Pramono.

Sebagai langkah ke depan, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI akan menindaklanjuti dengan normalisasi dua aliran sungai utama yang melintasi kawasan tersebut. Di antaranya Sungai Ciliwung dan Sungai Krukut.

“Sekali lagi, untuk ke depan, Pemerintah DKI Jakarta tetap akan melakukan normalisasi Sungai Ciliwung, penloknya (penetapan lokasi) sudah saya tanda tangani, dan juga normalisasi Kali Krukut yang melewati Kemang Village,” ujar Pramono.

“Karena kalau tidak, sampai kapan pun yang namanya di daerah Kem Chicks itu, kebetulan saya kan tinggal di daerah itu, sudah hampir 5–6 tahun ini selalu terulang hal yang seperti itu, maka itu harus ditangani dari hulunya,” jelasnya.

Berdasarkan update info terkini BPBD DKI Jakarta per hari ini, Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 07:00 WIB, tercatat ada 11 RT yang tergenang air karena curah hujan tinggi dan meluapnya kali.

11 RT berada di Kelurahan Pela Mampang (1 RT), Kelurahan Duren Tiga (5 RT), dan Kelurahan Jati Padang sebanyak 5 RT. Khusus genangan di Kelurahan Jati Padang terjadi karena luapan kali PHB dan jebolnya tanggul Baswedan.

Sementara itu, ketinggian air di wilayah Kelurahan Duren Tiga mencapai 150 cm di beberapa titik tertentu.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan seiring potensi hujan yang diperkirakan mengguyur Jakarta hari ini.

Baca juga artikel terkait JAKARTA BANJIR atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama