tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan mengerahkan anak buahnya untuk merapikan kabel semrawut yang menjalar di sejumlah sudut kota di Jakarta. Salah satu wilayah yang menjadi aduan warga ada di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, yang viral di internet dan menuai komentar warganet karena membahayakan warga.
Sebagai upaya untuk merapikan kabel yang semrawut tersebut, Pramono meminta pihak operator memasukkan kabel-kabel tersebut di bawah tanah bersama dengan kabel fiber optik.
"Jadi sekarang ini memang saya sudah meminta kabel-kabel yang menjuntai atau apapun di Jakarta terutama di daerah-daerah yang sekarang mulai memasukkan kabel ke dalam fiber optik," kata Pramono usai Pengukuhan Pelajar Duta Trantibum (PRABU) Jakarta 2025, di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025).
Nantinya, penertiban kabel semrawut tidak hanya di kawasan Setiabudi. Pramono berjanji membentuk Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), yaitu sistem jaringan bawah tanah untuk menampung kabel listrik, telekomunikasi, dan utilitas lainnya, menggantikan kabel udara yang semrawut dan berisiko.
"Dan itu yang menjadi beberapa yang dilaksanakan bukan hanya di Setiabudi. Tetapi banyak daerah yang kita sebut dengan SJUT itu memang mulai kabel dimasukkan ke dalam salah satu bagian yang kami rencanakan untuk melakukan penertiban," ungkapnya.
Sebelumnya, viral di dunia maya mengenai kondisi jaringan utilitas yang terlihat menjuntai di Jalan Anggrek II, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta. Dikutip dari akun Instagram @jktinfo, kabel menjuntai terjadi akibat robohnya tiang kabel.
"Warga setempat menyebut kondisi tersebut terjadi akibat robohnya tiang kabel, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas," dikutip dari @jktinfo, Rabu (12/11/2025).
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id































