Menuju konten utama

Prabowo Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2-3 Tahun

Prabowo klaim pemerintah telah menyiapkan strategi konkret untuk memastikan seluruh kota, jalanan, dan pelosok negeri bebas dari bau sampah.

Prabowo Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2-3 Tahun
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutan dalam peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Acara tersebut juga sekaligus sebagai peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri yang tersebar di 12 Polda dan peletakan batu pertama atau groundbreaking di 107 SPPG Polri sebagai bagian dukungan Polri terhadap program MBG. ANTARAFOTO/Galih Pradipta/app/wsj.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menargetkan permasalahan sampah di Indonesia akan tuntas dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi konkret menggunakan teknologi buatan dalam negeri untuk memastikan seluruh kota, jalanan, dan pelosok negeri bebas dari bau sampah.

"Saya telah minta profesor dan kampus-kampus sekarang harus bekerja, dan mereka sudah bekerja. Kita punya teknologi sekarang, teknologi untuk membersihkan sampah buatan kita sendiri, tidak terlalu mahal," ujar Presiden Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4/2026).

Prabowo optimistis bahwa solusi ini akan membawa perubahan signifikan bagi kebersihan lingkungan di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menegaskan tidak akan ada lagi pemandangan atau aroma tidak sedap akibat sampah di ruang publik.

"Dalam 2-3 tahun, sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan. Tidak akan ada kota, jalan, bagian Indonesia yang bau sampah. Kita selesaikan sampah dari Sabang sampai Merauke," tegas Prabowo di hadapan para menteri, kepala badan, dan direksi BUMN.

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa krisis dunia saat ini justru harus dijadikan peluang untuk memacu inovasi dan efisiensi di dalam negeri.

Ia menuntut jajarannya untuk bekerja lebih gesit, tidak boros, serta menutup celah korupsi dalam setiap proyek pembangunan.

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa rencana ini bukan sekadar wacana. Ia memastikan pemerintah memiliki strategi yang terukur dan tertulis untuk mewujudkan target tersebut.

"Kita sudah punya rencana, kita punya strategi hitam di atas putih. Krisis dunia ini bagi saya adalah peluang. Ini mempercepat kita, ini bikin kita fokus bahwa strategi kita sudah benar," kata Prabowo.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana