tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menceritakan kesannya terhadap Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam wawancara dengan Bloomberg. Ketua Umum Partai Gerindra itu bercerita, banyak orang yang merekomendasikan Purbaya untuk masuk dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Yah, banyak orang merekomendasikannya saat itu,” ungkapnya, dikutip Bloomberg, Selasa (17/3/2026).
Keputusannya memilih Purbaya dan menggantikan Sri Mulyani sebagai Bendahara Negara semakin bulat saat dia menghadiri salah satu seminar, di mana Purbaya menjadi pembicara di dalamnya.
Saat mantan Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) itu menyampaikan presentasinya, Prabowo berpikir bahwa Purbaya merupakan sosok yang tahu persis apa yang ia bicarakan. Lebih penting, Purbaya merupakan sosok optimistis dan bersemangat, sosok yang memang diinginkannya untuk berada di lingkaran kepemimpinannya.
“Dan saya berpikir, hei, orang ini tahu apa yang dia bicarakan. Dia optimis. Dia bersemangat. Dan saya membutuhkan orang-orang yang optimis, Anda tahu? Saya tidak membutuhkan orang-orang pesimis di sekitar saya. Itu bukan sifat saya,” jelas dia.
Selanjutnya, setelah mengangkat Purbaya sebagai Menteri Keuangan dan bekerja dengannya dalam beberapa waktu, Prabowo merasa bahwa pilihannya tepat. Selain optimistis dan bersemangat, Purbaya juga dinilai memiliki pemahaman yang sangat baik tentang makroekonomi.
"Kemudian ketika saya mencoba bekerja dengannya, saya pikir dia melakukannya dengan baik. Dia memiliki pemahaman yang sangat baik tentang makroekonomi,” ucap Prabowo.
Sebagai informasi, Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Ia sebelumnya menjabat sebagai Ketua DK LPS dan dikenal fokus pada perbaikan ekonomi serta efisiensi anggaran negara.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































