Menuju konten utama

Prabowo Pamer Program MBG saat Bertemu Presiden Brasil

Prabowo menyampaikan kepada Presiden Brasil bahwa Pemerintah RI menargetkan jumlah penerima MBG mencapai 82,9 juta porsi per hari pada Desember 2025.

Prabowo Pamer Program MBG saat Bertemu Presiden Brasil
Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva saat pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Brasil, Rabu (9/7/2025). FOTO/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretaria
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto memamerkan program makan bergizi gratis (MBG) saat menemui Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Planalto, Brasilia, Brasil, Rabu (9/7/2025).

Ia menyebutkan, MBG menjadi salah satu program pemenuhan gizi anak di Tanah Air. Oleh karena itu, Pemerintah RI menargetkan penambahan jumlah penerima MBG pada akhir 2025.

"Kami saat ini tengah menjalankan program ambisius penyediaan makan bergizi gratis bagi anak-anak dan ibu hamil di Indonesia, dan target kami adalah 82,9 juta porsi per hari pada Desember 2025," ucapnya saat konferensi pers bersama Lula.

Sebagai catatan, Brasil sudah melakukan program makan bergizi gratis untuk anak-anak mereka lewat Programa Nacional de Alimentação Escolar (PNAE). Brasil telah melakukannya sejak 1955 atau telah berjalan selama 70 tahun. Program ini dibiayai Badan Pembiayaan Nasional untuk Pengembangan Pendidikan (FNDE) yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Brasil.

Program ini telah diberikan kepada 40 juta anak-anak sekolah di 155.000 sekolah negeri di seluruh Brasil. Program ini menghabiskan anggaran 5,5 miliar BRL atau Rp16,3 T pada 2024.

Menurut Prabowo, sejalan dengan pelaksanaan MBG, Pemerintah RI menargetkan ketahanan dan kemandirian pangan akan tercapai dalam beberapa tahun.

Kata Prabowo, untuk mencapai target itu, ia berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Brasil dalam sektor pertanian. Selain sektor pertanian, sejumlah kerja sama RI-Brasil lain adalah energi bersih dan pertahanan.

Ia menilai Brasil menjadi contoh terkait implementasi biofuel. Di satu sisi, pertanian Brasil dinilai merupakan hasil dari program yang inovatif.

“Brasil memberi teladan yang luar biasa dalam penggunaan biofuel serta inovasi sektor pertanian. Produktivitas Brasil luar biasa, dan kami ingin belajar dari pengalaman itu,” ujarnya.

Sementara itu, dalam bidang transisi energi, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah Brasil telah menyambut baik rencana Indonesia untuk mengirim lebih banyak tim teknis guna mempelajari teknologi dan modernisasi di sektor pertanian serta pengembangan energi terbarukan.

Lalu, Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk mencapai 100 persen energi terbarukan dalam sepuluh tahun ke depan.

"Targetnya tentu saja 2040, tetapi para ahli saya mengatakan bahwa kita dapat mencapainya jauh lebih cepat," kata dia.

"Sekali lagi, kami melihat keberhasilan Brasil dalam mengembangkan biofuel. Dan saya pikir kami bertekad untuk mengejar kemajuan yang telah Brasil capai," sambung Prabowo.

Ia turut menuturkan kerja sama bilateral juga akan diperluas melalui peran Badan Pengelola Investasi PT Daya Anagata Nusantara (Danantara) serta implementasi Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Brasil.

"Saya rasa kami ingin melanjutkan kerja sama ini melalui produksi bersama dan transfer teknologi bersama. Kami juga ingin meningkatkan pelatihan personel militer bersama dan kolaborasi teknologi pada sistem rudal dan kapal selam," tuturnya.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher