tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menaikkan target pertumbuhan ekonomi dari yang sebelumnya dipatok 8 persen, menjadi lebih dari 8 persen di akhir masa kepemimpinannya. Target yang anyar ini disampaikannya di hadapan para menteri Kabinet Merah Putih saat memberikan sambutan di acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang dihelat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
“Kalau kau patok 5 persen, Pak, nantii (hanya tercapai) 3 persen. Kau patok 7 persen, 8 persen … saya patok (pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2029) 8 persen. Sekarang saya tingkatkan, harus bisa lebih dari 8 persen,” katanya tegas, di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).
Setelah menetapkan target baru tersebut, Prabowo lantas bertanya kepada para punggawanya, apakah mereka siap untuk mencapai target ini. Namun, dengan jawaban dari para menteri yang tidak cukup kencang dan tegas, Prabowo lantas melanjutkan instruksinya: seluruh yang berada di Kabinet Merah Putih harus siap mencapai target pertumbuhan ekonomi lebih dari 8 persen.
“Menteri-menteri bisa? Siap? Siap! Gitu loh. Siap! Siap!” tegas dia.
Prabowo yakin, dengan kemampuan timnya, para menteri di Kabinet Merah Putih tidak sulit memenuhi target pertumbuhan ekonomi lebih dari 8 persen. Mantan Menhan RI ini percaya bahwa ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengejutkan banyak pihak.
“Percaya sama saya, kalian sendiri akan kaget. Benar nggak?” tambah dia.
Pada kesempatan ini, Prabowo juga menyebutkan, ia baru saja mendapatkan laporan dari kepala-kepala daerah bahwa mereka baru saja melihat hasil riil dari apa yang telah dilakukan pemerintah untuk mendorong perekonomian nasional setelah bekerja selama lebih dari satu tahun. Mulai dari gubernur hingga bupati menilai, konsumsi rumah tangga di daerah sudah mengalami peningkatan.
“Tadi dibenarkan. Saya berapa hari yang lalu ketemu pemimpin-pemimpin industri dan perdagangan, rombongan Apindo datang ke saya dipimpin oleh ketua umumnya. Datang ke saya 23 orang, mereka laporan ke saya: bulan Januari ini konsumsi rumah tangga meningkat,” tutur dia.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id






































