Menuju konten utama

Gempa M7,7 di NTT pada Sabtu Pagi Terasa hingga Lombok

Pusat gempa terjadi di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Gempa M7,7 di NTT pada Sabtu Pagi Terasa hingga Lombok
Ilustrasi gempa bumi. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan tsunami usai gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 05:58 WITA dengan pusat gempa terjadi di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Titik koordinat gempa bumi tersebut terletak pada 8,33 derajat lintang selatan dan 121,32 derajat bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami atas peristiwa gempa bumi tersebut. Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter. Sementara itu di Dompu, NTT, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,17 meter.

Gempa yang dirasakan oleh warga hingga Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah warga yang usai menunaikan ibadah maupun sedang melakukan pekerjaan membersihkan rumah langsung berhamburan ke tengah jalan di komplek Perumahan Puri Anggrek, Kota Mataram, NTB.

“Gempa itu bikin kaget karena terjadi saat jam sibuk menyiapkan anak ke sekolah,” kata salah seorang warga bernama Veronika saat ditemui di Mataram, NTB, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu.

Ia mengatakan gempa terasa seperti ayunan dan berlangsung cukup lama, sehingga membuat kepala terasa pusing seperti jet usai melakukan penerbangan menggunakan pesawat.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan gempa serta potensi gempa susulan.

“Tadi saat lagi tidur tiba-tiba semua benda di kamar bergoyang, ternyata itu gempa bumi. Semoga tidak terjadi hal buruk di daerah pusat gempa," ucap Adam, salah seorang warga Lombok lainnya.

Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Abdul Aziz