Menuju konten utama

Prabowo Minta BUMN Optimalkan Industri Perkapalan

Ini guna memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ekosistem program Kampung Nelayan Merah Putih.

Prabowo Minta BUMN Optimalkan Industri Perkapalan
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Danantara, Dony Oskaria di Kemenko Pangan, Senin (29/9/2025). tirto.id/Nanda Aria Putra

tirto.id - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menegaskan komitmen membuka lapangan kerja secara masif lewat optimalisasi industri galangan perkapalan nasional di bawah PT PAL.

Langkah strategis ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ekosistem program Kampung Nelayan Merah Putih melalui penguatan fundamental ekonomi nasional.

"Sehingga, nanti harapannya semakin banyak tenaga kerja yang bisa kita kembangkan dan basis ekonomi kita juga kembali kepada kekuatan kita sendiri," ujar Dony usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Dony menjelaskan bahwa penguatan industri galangan kapal menjadi bagian integral dalam pembangunan ekosistem desa nelayan. Dalam skema ini, BUMN berperan menyiapkan armada kapal tangkap guna memastikan produktivitas nelayan lokal meningkat, sekaligus menghidupkan industri pendukung di dalam negeri.

“Nanti, teman-teman sekalian akan melihat bahwa kita akan ada industri perkapalan, itu juga menjadi tanggung jawab daripada kami. Dan terima kasih tentunya karena industri ini tumbuh dari KKP sehingga industri dari galangan-galangan kapal kita itu akan menjadi optimal," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dony mengungkapkan bahwa seluruh galangan kapal milik negara akan dikonsolidasikan di bawah koordinasi PT PAL.

Transformasi ini ditargetkan rampung pada semester pertama tahun ini untuk memastikan negara memiliki kendali penuh atas kekayaan laut Indonesia yang selama ini banyak dikelola pihak asing.

"Di bawah PT PAL. Nanti akan di bawah PT PAL konsolidasinya. Dan ini kan akan banyak sekali ya, kapal-kapal tangkap yang akan kita kembangkan," jelas Dony.

Konsolidasi ini diyakini akan menciptakan efek domino bagi penyerapan tenaga kerja terampil secara besar-besaran, terutama bagi para lulusan baru di bidang teknik perkapalan seiring dengan meningkatnya volume pesanan kapal nasional.

"Ini nanti kita imbau juga, itu akan banyak membuka lapangan pekerjaan baru bagi teman-teman kita, saudara-saudara kita yang baru lulus di teknik perkapalan dan lain sebagainya. Itu akan banyak kita tampung hasil dari konsolidasi ini karena ordernya makin banyak, kan?" pungkasnya.

Baca juga artikel terkait GALANGAN KAPAL atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Insider
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi