Menuju konten utama

Prabowo ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Putin di EEF

Prabowo Subianto hadiri EEF ke-11 di Rusia sebagai tamu kehormatan utama. Kunjungan ini perkuat posisi strategis Indonesia di kancah global.

Prabowo ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Putin di EEF
Arsip foto - Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Senin (13/4/2026). ANTARA FOTO/HO-Bakom RI/agr.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU).

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 23.20 WIB.

Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama Vladimir Putin

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menyampaikan kehadiran Presiden Prabowo dalam forum tersebut sebagai tamu kehormatan.

“Presiden Putin secara khusus mengundang Bapak Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF. Ini merupakan cerminan hubungan erat Indonesia dan Rusia yang terus dibangun dan diperkuat melalui diplomasi langsung kedua pemimpin,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Rabu (2/9/2026).

Dengan undangan langsung dari Presiden Rusia Vladimir Putin, hadirnya Prabowo di EEF ke-11 mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Rusia, sekaligus menunjukkan posisi strategis Indonesia yang semakin diperhitungkan di kawasan Asia-Pasifik dan dunia. Apalagi, ini merupakan kali kedua Prabowo dipercaya menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional yang diselenggarakan oleh Rusia.

“Ini kali kedua Presiden Prabowo dipercaya menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional yang diselenggarakan oleh Rusia, setelah sebelumnya pada tahun lalu hadir dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF),” lanjutnya.

Posisi Strategis Indonesia di Mata Rusia dan Global South

Tidak hanya itu, kembalinya Prabowo sebagai tamu kehormatan juga menjadi cerminan bahwa Rusia menempatkan Indonesia sebagai salah satu mitra penting dan strategis di kawasan Asia-Pasifik. Indonesia juga dipandang sebagai anggota ASEAN yang memiliki peran penting, sekaligus salah satu representasi utama Global South dan dunia Muslim.

“Indonesia dipandang Rusia sebagai salah satu mitra utama dan strategis di Asia-Pasifik, anggota ASEAN yang dihormati, serta salah satu negara penting yang merepresentasikan Global South dan dunia Muslim. Ini menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam percaturan global,” jelas dia.

Tidak hanya sekadar hadir di EEF ke-11, kehadiran Prabowo di Vladivostok juga akan dimanfaatkan untuk mendorong kerja sama yang semakin konkret dan saling menguntungkan antara Indonesia dan Rusia, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, energi, dan sektor strategis lainnya.

Komitmen Politik Luar Negeri Bebas Aktif RI

Meski sudah beberapa kali bertolak ke Rusia, Teddy menegaskan bawah asas politik luar negeri yang dianut Indonesia tetap bebas aktif.

“Politik luar negeri Indonesia tetap bebas aktif. Bapak Presiden Prabowo membangun hubungan baik dengan semua negara, memperluas persahabatan, sekaligus memastikan diplomasi Indonesia menghasilkan manfaat konkret bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat,” tutur Seskab Teddy.

Dalam penerbangan menuju Vladivostok, Prabowo didampingi pula oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Luar Negeri, Sugiono; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto; Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani; dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Baca juga artikel terkait INDONESIA-RUSIA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah