tirto.id - Survei teranyar Poltracking Indonesia merekam elektabilitas partai politik di Indonesia. Survei bertajuk 'Membaca Peta Elektoral dan Dinamika Partai Politik' dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Berdasarkan survei itu, Partai Gerindra berada pada posisi paling kuat atau lebih unggul dari PDIP maupun Golkar.
"Partai Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen masih unggul dibanding partai-partai lain," kata Peneliti Poltracking, Yoki Alvetro, saat konferensi pers melalui kanal YouTube Poltracking TV, Rabu (23/9/2026).
Sementara elektabilitas PDIP 11,6 persen; Golkar 10,4 persen, PKB 6,2 persen, Demokrat 6,1 persen, Nasdem 4,4 persen; PAN 3,4 persen, PKS 3,3 persen; PSI 2,3 persen, PPP 1,9 persen.
Yoki menjelaskan angka tersebut merupakan hasil pertanyaan berupa 'Jika Bapak/Ibu/Saudara saat ini datang ke TPS dan berada di dalam bilik suara, partai politik atau caleg DPR RI dari partai politik apa yang akan dipilih?' kepada para responden.
Poltracking juga mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik. Hasilnya, sebanyak 49,7 persen menyatakan masih percaya dengan partai politik. Sementara, 37,1 persen menyatakan tidak percaya dengan partai politik saat ini.
Kemudian, hanya 12,3 persen responden yang merasa dekat atau menjadi bagian dari partai politik. Sementara, responden yang merasa tidak dekat dan bukan bagian dari parpol sebanyak 66,8 persen.
Berdasarkan survei tersebut, sebanyak 49 persen responden memilih ambang batas parlemen tetap di angka 4 persen. Angka tersebut diperoleh dari 17,7 persen respons yang mengetahui soal ambang batas parlemen atau syarat partai politik lolos ke DPR RI.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id


































