Menuju konten utama

Prabowo Akan Beri Taklimat Soal Perang AS-Iran dalam Waktu Dekat

Prabowo mengakui ketidakpastian geopolitik di Asia Barat berdampak pada kondisi dalam negeri.

Prabowo Akan Beri Taklimat Soal Perang AS-Iran dalam Waktu Dekat
Presiden Prabowo Subianto menyapa wartawan saat bersiap menyambut kedatangan mantan presiden untuk bersilahturahmi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Selain silahturahmi, dalam kesempatan tersebut Presiden Prabowo juga berdiskusi isu terkini bersama para mantan presiden dan wapres. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran semakin memanas. Untuk menyikapi kondisi geopolitik di Asia Barat yang semakin bergejolak, Presiden Prabowo Subianto bakal memberikan taklimat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,” ungkapnya dalam Peresmian 218 Jembatan secara daring, Senin (9/3/2026).

Prabowo mengakui ketidakpastian geopolitik di Asia Barat berdampak pada kondisi dalam negeri. Karenanya, melalui taklimat tersebut, dia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin hanya berdiri di belakang sistem yang sudah tercipta.

Sebaliknya, dia berkomitmen untuk menghadapi kesulitan yang tercipta dari perang antara AS-Israel dan Iran.

“Kita tidak berlindung di belakang sistem yang sudah berjalan. Kita menghadapi kesulitan dengan sikap. Kita ingin mengatasi kesulitan, kita tidak menutupi kesulitan. Kita tidak pura-pura, akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan,” jelas Prabowo.

Sementara itu, karena gejolak geopolitik yang terjadi di Asia Barat, pada hari ini harga minyak mentah melonjak lebih dari 100 dolar AS per barel. Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 11.05 WIB, kontrak West Texas Intermediate Crude Oil (WTI) untuk pengiriman April 2026 diperdagangkan di kisaran 115,25 dolar AS per barel, melonjak 24,35 dolar AS per barel atau sekitar 26,79 persen dibandingkan sesi sebelumnya.

Sementara itu, harga Brent Crude yang menjadi acuan utama pasar minyak global tercatat berada di level 115,82 dolar AS per barel untuk kontrak Mei 2026. Angka tersebut naik 23,13 dolar AS per barel atau sekitar 24,95 persen.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah di pasar spot pada hari ini juga sempat menembus level Rp17.000 per dolar AS karena tertekan lonjakan harga minyak dunia. Masih dari data Bloomberg, nilai tukar rupiah pagi tadi dibuka di posisi Rp17.017 per dolar AS, melemah 0,54 persen dibandingkan penutupan pasar sebelumnya.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi