Menuju konten utama

Polres Jakpus Periksa Delapan Saksi Kasus Kebakaran Terra Drone

Menurut Roby, pemeriksaan memang belum dilakukan kepada pemilik gedung dan pemilik perusahaan.

Polres Jakpus Periksa Delapan Saksi Kasus Kebakaran Terra Drone
Petugas berada di lokasi perkantoran Terra Drone yang terbakar di jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Kebakaran perusahaan penyedia pesawat nirawak untuk industri tersebut mengakibatkan sedikitnya 22 korban meninggal dan telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. ANTARA FOTO/Naufal Khoirulloh/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) menyatakan telah memeriksa delapan saksi kasus kebakaran Gedung Terra Drone yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia. Saksi yang telah diperiksa itu terdiri dari manajemen perusahaan, staf human resource development (HRD), hingga warga di sekitar perkantoran.

"Jumlah saksi delapan yang sudah diperiksa," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/12/2025).

Menurut Roby, pemeriksaan memang belum dilakukan kepada pemilik gedung dan pemilik perusahaan. Namun, identitas keduanya sudah dikantongi dan akan segera dimintai keterangan.

Roby memastikan bahwa perusahaan Terra Drone bukan dipimpin warga negara asing (WNA) sebagaimana informasi yang beredar. Kendati begitu, dia memang belum dapat memastikan di mana keberadaan pemimpin perusahaan tersebut.

"Kalau pemimpin perusahaannya ada, sudah kita ketahui, sudah kita mau periksa. Posisinya di mana kita mau pastikan dulu. Bukan, perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin perusahaan yang di situ bukan (orang Jepang)," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Kabid Fiskomfor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu menyatakan hanya ada satu akses keluar masuk gedung Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat. Hal ini ia nyatakan usai polisi memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) terbakarnya gedung Terra Drone, Selasa (9/12/2025).

"Jika teman-teman melihat, memang tadi sejak siang atau sore hari, untuk akses hanya satu ya," ujarnya di sekitar TKP, Selasa (9/12/2025) malam.

Romylus menyatakan kepolisian masih mendalami kembali soal akses keluar masuk gedung Terra Drone. Polisi juga masih menyelidiki penyebab terbakarnya gedung tersebut.

Menurut dia, dugaan sementara, gedung itu mulai terbakar dari lantai satu. Romylus enggan menyampaikan lebih lanjut soal penyebab kebakaran gedung Terra Drone.

"Oleh karena itu, lagi-lagi kami mohon kepada teman-teman untuk bersabar, kami akan lanjutkan kembali pemeriksaan nanti ke depan setelah hari ini," tuturnya.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Farida Susanty