Menuju konten utama

Poin-Poin Pidato Prabowo di AS: Pamer MBG & Efisiensi Anggaran

Poin-poin penting pidato Prabowo di Amerika Serikat dalam agenda Business Summit. Prabowo menyampaikan soal MBG, efisiensi, dan ajakan berbisnis.

Poin-Poin Pidato Prabowo di AS: Pamer MBG & Efisiensi Anggaran
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) memberikan sambutan saat Bussines Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

tirto.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) yang digelar hari ini, Kamis, 19 Februari 2026 di Washington DC.

Dalam lawatannya kali ini, Prabowo juga hadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce dan menyampaikan pidato.

Presiden Prabowo tiba di di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC pada Selasa, 17 Februari kemarin dengan pesawat Garuda Indonesia-1.

Selain menghadiri rapat pertama BoP, Prabowo juga menghadiri dan berpidato di forum Business Summit yang digelar pada Rabu, 18 Februari di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC.

Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan salah satu agendanya ke AS adalah untuk menyelesaikan perjanjian dagang besar antara kedua negara.

“Saya juga berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Kita telah bernegosiasi sangat intens selama beberapa bulan terakhir, dan saya pikir kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara.

7 Poin Pidato Prabowo di Business Summit U.S. Chamber of Commerce

Berikut poin-poin utama pidato Presiden Prabowo Subianto di Gala Iftar Dinner Business Summit:

1. Stabilitas Ekonomi dan Rekam Jejak Fiskal yang Kredibel

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan pengelolaan fiskal yang hati-hati. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak pernah gagal membayar utang sepanjang sejarahnya.

“Kami telah mengelola perekonomian kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar, sekali pun dalam sejarah kami. Kami tidak pernah gagal membayar utang kami,” tegasnya.

Bahkan ketika terjadi pergantian pemerintahan dengan perbedaan politik yang tajam, kewajiban utang negara tetap dihormati.

2. Kepastian Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Presiden menyampaikan bahwa pemerintahannya berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Ia menyebut telah menutup sekitar 1.000 tambang ilegal serta menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari perusahaan yang melanggar aturan, termasuk yang beroperasi di luar konsesi resmi dan di kawasan hutan lindung.

3. Reformasi Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan STEM

Dalam pidatonya, Presiden mengakui bahwa Indonesia masih kekurangan sekitar 140.000 dokter, sedangkan lulusan kedokteran per tahun hanya sekitar 10.000 orang.

Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tersebut, pemerintah akan mendirikan 10 universitas baru berbasis STEM (Sains, Teknologi, Teknik, Matematika, dan Kedokteran).

4. Komitmen Mengatasi Stunting dan Masalah Gizi Anak

Presiden mengungkapkan bahwa sekitar 25 persen anak Indonesia mengalami stunting. Untuk itu, pemerintah menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) bagi anak-anak.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan generasi muda, namun juga dipandang sebagai investasi ekonomi jangka panjang karena berdampak pada peningkatan kualitas SDM.

5. Efisiensi Anggaran dan Realokasi ke Program Prioritas

Menanggapi kritik soal pemborosan anggaran, Presiden menegaskan bahwa yang dilakukan pemerintah adalah realokasi sumber daya. Belanja yang tidak produktif dan rawan penyalahgunaan dipangkas, lalu dialihkan ke program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan gizi anak.

“Inilah yang saya gunakan untuk mengalokasikan kembali dana ke program-program tersebut. Jadi, saya dituduh boros, dan sebagainya. Tidak, tidak, ini adalah pengalokasian kembali sumber daya,” terangnya.

6. Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Efek Berganda

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa program sosial seperti makan bergizi gratis juga memiliki dampak ekonomi luas. Program tersebut menciptakan lapangan kerja, meningkatkan permintaan hasil pertanian, serta mendorong konsumsi domestik.

7. Ajakan Kemitraan Strategis dengan Amerika Serikat

Di hadapan para pemimpin bisnis AS, Presiden Prabowo mengajak dunia usaha AS menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya hubungan yang saling menguntungkan dan menyatakan bahwa kemakmuran hanya dapat dicapai melalui pemerintahan yang bersih, stabilitas politik, dan tata kelola yang baik.

"Seharusnya ini menjadi situasi saling menguntungkan dan semua orang mendapat manfaat. Dengan manfaat, akan tercipta kemakmuran. Itulah pelajaran yang saya pelajari dari sejarah. Kemakmuran berasal dari tata pemerintahan yang baik, pemerintahan yang bersih. Kemakmuran berasal dari stabilitas," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PRABOWO atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra