Menuju konten utama

Pinjol Kini Punya Asuransi Kredit, Bisa Jamin Pinjaman Rp5 Juta

Dengan adanya asuransi kredit, OJK mendorong agar perusahaan-perusahaan fintech dapat menyalurkan pinjaman lebih banyak ke sektor-sektor produktif.

Pinjol Kini Punya Asuransi Kredit, Bisa Jamin Pinjaman Rp5 Juta
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat ditemui usai acara konferensi pers Literasi Asuransi untuk Negeri di Jakarta, Jumat (18/10/2024). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui pembentukan konsorsium asuransi untuk menjamin kredit dari perusahaan financial technology (fintech) pinjaman daring atau online (pindar/pinjol)

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, pinjaman yang dijamin oleh konsorsium ini mencapai Rp5 juta.

“Pelaku usaha di sektor asuransi telah menawarkan diri untuk program yang dilakukan secara bersama-sama, agar pinjaman yang diberikan untuk pindar itu ditutup oleh risikonya secara terbatas,” ujarnya dalam PPDP Regulatory Dissemination Day, di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

"Saat ini memang penjaminan itu bersifat Rp5 juta dan dilakukan secara konsorsium yang kita telah berikan izinnya," imbuh Ogi.

Kemudian, penjaminan oleh konsorsium yang diketuai oleh PT Asuransi Central Asia (ACA) ini juga lebih diutamakan untuk pinjaman daring untuk sektor produktif.

“Jadi, sudah ada izin untuk penutupan pertanggungan risiko pinjaman pindar yang macet, tapi dibatasi risikonya,” tambahnya.

Penjaminan risiko ini, kata Ogi, menunjukkan bahwa sudah ada keberpihakan dari industri jasa keuangan (IJK) lainnya untuk mendukung agar industri pinjaman daring bisa lebih berkembang.

Namun di sisi lain, baik OJK maupun konsorsium mendorong agar perusahaan-perusahaan fintech dapat menyalurkan pinjaman lebih banyak ke sektor-sektor produktif.

Dengan demikian, diharapkan usaha-usaha kecil masyarakat yang tidak mendapatkan pembiayaan dari bank, bisa mendapatkan akses pembiayaan lain yang lebih aman dari perusahaan pindar.

“Ekosistem di pindar itu sudah kita antisipasi, sehingga akan tumbuh lebih sehat. Karena sudah dilakukan penjaminan, termasuk juga arahan untuk pinjaman yang diberikan itu lebih banyak yang sifatnya produktif," tuturnya.

"Sehingga, dapat mendorong kebutuhan masyarakat yang tidak bisa dibiayai di sektor perbankan dapat mendapatkan alternatif pembiayaan di pindar,” jelas Ogi.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana