Menuju konten utama

Pesawat Terjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas Seketika

Pesawat penerjun payung mengalami kecelakaan di Prancis. Seluruh awak dan penumpang tidak selamat setelah pesawat menukik tajam sebelum hantam tanah.

Pesawat Terjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas Seketika
Ilustrasi terjun payung. ANTARA FOTO/REUTERS/Ints Kalnins
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebuah pesawat terjun payung jatuh di Kota Tomblaine, sisi timur laut Prancis pada Minggu (28/6/2026) waktu setempat. Pesawat tersebut membawa 11 orang penumpang dan seluruhnya tewas seketika dalam insiden ini.

Seturut CNN, insiden jatuhnya pesawat ini terjadi pada siang hari, sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Pesawat itu dilaporkan telah jatuh tak lama setelah lepas landas dan hampir menimpa kompleks perumahan dekat lapangan terbang.

Menurut keterangan seorang saksi kepada Reuters, ia melihat pesawat itu naik ke udara sebelum berbelok ke kanan secara tiba-tiba. Menurutnya, manuver itu tampak tidak seharusnya terjadi.

Setelah itu pesawat pun jatuh. Petugas tanggap darurat pun segera datang dan mengevakuasi lokasi kejadian.

“Kami langsung melihat bahwa semuanya sudah berakhir, bahwa mereka semua meninggal seketika. Tidak ada pergerakan, dan jelas benturannya terlalu keras sehingga tidak mungkin ada yang selamat,” kata saksi tersebut.

Prefek Meurthe-et-Moselle, Yves Séguy, menyatakan pesawat jatuh “hampir vertikal, tepat di sebelah kompleks perumahan” di tepi lapangan terbang. Séguy menjelaskan bahwa letak jatuhnya pesawat itu sangat dekat dengan kompleks perumahan.

“Jika meleset beberapa meter saja, kecelakaan itu bisa menyebabkan korban jiwa tambahan,” kata Séguy, dikutip dari BBC.

Sementara itu, Wali Kota Tomblaine Hervé Feron menyebut bahwa pesawat itu jatuh “dengan cara yang sama sekali tidak dapat dijelaskan.” Menurutnya masih terlalu dini untuk mencari penjelasan dari kasus ini, seiring kantor kejaksaan Paris sedang meluncurkan penyelidikan terkait hal ini.

“Kondisi cuaca mungkin berperan, atau mungkin tidak sama sekali, saya benar-benar tidak tahu,” kata Feron.

Awak dan Penumpang Pesawat Meninggal

Di dalam pesawat tersebut terdapat 11 orang yang diidentifikasi sebagai seorang pilot, lima instruktur, dan lima orang penerjun payung. Semuanya kini dinyatakan tewas.

Digunakan oleh sebuah sekolah terjun payung di Prancis, pesawat tersebut dilaporkan lepas landas dari lapangan terbang Nancy-Essey. Tadinya, pesawat digunakan membawa lima perawat yang hendak melakukan aksi terjun payung untuk kali pertama.

“Mereka adalah rekan kerja yang memutuskan untuk melakukan terjung payung pertama mereka, tidak diragukan lagi untuk bersantai, karena kita sedang melewati masa sulit dengan gelombang panas,” kata presiden organisasi keperawatan setempat, Thierry Pechey.

Oleh karenanya, sejumlah anggota keluarga korban disebut turut berada di sekitaran lokasi kejadian untuk melihat langsung aksi terjun payung itu. Namun, kecelakaan nahas terjadi dan seluruh perawat tersebut tewas seketika.

Pejabat setempat menyebut bahwa banyak dari anggota keluarga korban mengalami “trauma psikologis yang cukup besar” akibat insiden tersebut. Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez telah menyatakan ucapan “solidaritas yang besar” untuk keluarga korban.

Baca juga artikel terkait KASUS KECELAKAAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar