Pertanyaan tentang Kerajaan Demak dan Pajang beserta Jawaban

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif, tirto.id - 1 Sep 2023 15:05 WIB | Diperbarui 24 Sep 2023 00:35 WIB
Dibaca Normal 3 menit
Pertanyaan tentang Kerajaan Demak dan Pajang biasanya muncul saat ujian. Berikut ini disajikan sejumlah pertanyaan dan jawaban tentang dua kerajaan itu.
tirto.id - Pertanyaan tentang Kerajaan Demak dan Pajang berkaitan dengan mata pelajaran Sejarah SMA/SMK/MA. Dalam ujian, pertanyaan seputar Kerajaan Demak dan Pajang seringkali terdapat dalam kumpulan soal yang diberikan.

Kerajaan atau Kesultanan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa yang didirikan Raden Patah pada akhir abad ke-15. Dalam Babad Tanah Jawi, Raden Patah merupakan sultan Demak pertama sekaligus putra Brawijaya V, hasil perkawinannya dengan selir Tionghoa.

Kerajaan Demak di bawah pemerintahan Raden Patah berkembang menjadi pusat penyebaran agama Islam. Salah satu wujudnya adalah dakwah Islam yang dilakukan Wali Songo di tanah Jawa.

Di sisi lain, Kerajaan Pajang merupakan kerajaan bercorak Islam ke-2 yang berdiri pasca-runtuhnya Kesultanan Demak. Raja pertama Kerajaan Pajang adalah Joko Tingkir, dengan gelar Sultan Hadiwijaya. Ia memerintah sejak 1582 hingga 1586.

Di tangan Joko Tingkir, Kesultanan Pajang berhasil mencapai puncak kejayaan. Salah satunya ditandai dengan perkembangnya kultur Islam di Nusantara.


Pertanyaan tentang Kerajaan Demak dan Pajang


Pertanyaan tentang Kerajaan Demak dan Pajang di antaranya memuat siapa pendiri, masa kejayaan, hingga masa keruntuhan.

Pertanyaan yang disajikan di bawah ini dapat membantu peserta didik dalam memahami materi sejarah kesultanan Islam di nusantara. Berikut ini pertanyaan tentang Kerajaan Demak dan Pajang untuk materi sejarah tingkat SMA/SMK/MA:

1. Raden Patah adalah salah satu nama yang kerap disebut ketika membahas Kerajaan Demak. Lantas, siapa Raden Patah?

Jawaban:

Raden Patah adalah anak dari putra Brawijaya V (Raja terakhir Majapahit), hasil pernikahannya dengan seorang selir Cina yang beragama Islam. Raden Patah memiliki banyak nama lain, seperti Raden Bagus Kasan, Raden Hasan, dan Jin Bun. Ia adalah sosok pendiri sekaligus sultan pertama Kerajaan Demak yang memerintah pada 1478-1518.


2. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan sultan?

Jawaban:

Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja ketiga, yakni Sultan Trenggono, pada 1521 hingga 1546. Pada waktu itu, Kerajaan Demak berhasil menguasai beberapa wilayah seperti Surabaya, Sunda Kelapa, Tuban, Malang, Pasuruan, dan Blambangan.


3. Kapan masa keruntuhan Kerajaan Demak?

Jawaban:

Keruntuhan Kesultanan Demak bermula sejak Adipati Unus atau Pangeran Sabrang Lor, sultan Demak kedua, gugur di pertempuran melawan Portugis pada 1521.

Setelah kematian Adipati Unus, Sultan Trenggana dinobatkan sebagai pemimpin kesultanan selanjutnya. Namun, berdasarkan catatan Alik Al Adhim dalam Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa, penobatan itu diwarna intrik dan pembunuhan.

Diceritakan bahwa Sultan Trenggana membunuh Pangeran Sekar, yang merupakan kandidat lain raja Demak sebelum penobatannya.

Pada 1547, anak dari Pangeran Sekar, Arya Penangsang, berencana membunuh Sultan Trenggana demi membalaskan dendam ayahnya. Berdasarkan catatan HJ. De Graaf dalam Awal Kebangkitan Mataram: Masa Pemerintahan Senopati (1985), Trenggana pada akhirnya terbunuh, tetapi bukan melalui tangan Arya Penangsang sendiri.

Setelah kematian Trenggana, Sultan Prawoto, yang merupakan aktor pembunuhan Pangeran Sekar, menjadi pemimpin keempat Kesultanan Demak. Sebab, ia merupakan ahli waris raja ketiga.

Namun, hal itu tak membuat Arya Penangsang puas. Krina Bayu Adji dalam Ensiklopedia Raja-Raja Jawa Dari Klinga Hingga Kasultanan Yogyakarta: Mendedah Kisah dan Biografi Para Raja Berdasar Fakta Sejarah, dijelaskan bahwa Arya Penangsang diperintah Sunan Kudus untuk membunuh Sultan Prawoto.

Dengan tangan Rangkud, Arya Penangsang berhasil membunuh Prawoto beserta istrinya. Arya Penangsang pun menjadi sultan kelima Demak.

Puncak kehancuran Kerajaan Demak terjadi di masa Arya Penangsang. Menantu Sultan Trenggono, Jaka Tingkir, dibantu Ki Ageng Pemanahan, Juru Martani dan Penjawi, menyiapkan satu nama yang bertugas membunuh Arya Penangsang, yakni Danang Sutawijaya.

Dalam duel satu lawan satu, Arya Penangsang tewas ditangan Danang Sutawijaya. HJ. De Graaf dalam Awal Kebangkitan Mataram: Masa Pemerintahan Senopati (1985) menjelaskan bahwa lokasi duel Penangsang dan Sutawijaya terjadi di Sungai Sore, tepi Bengawan Solo.


4. Siapa Raja yang pernah memerintah Kerajaan Demak?


Jawaban:

Kesultanan Demak pernah berganti raja sebanyak lima kali. Berikut ini daftar raja yang pernah memerintah Demak Bintoro:
  • Raden Patah (1478-1518 M)
  • Pati Unus (1518-1521 M)
  • Sultan Trenggono (1521-1546 M)
  • Sultan Prawoto (1546-1549)
  • Arya Penangsang (1549-1554)

5. Sebutkan beberapa peninggalan Kerajaan Demak?


Jawaban:
  • Masjid Agung Demak
  • Pintu Bledeg Masjid Agung Demak
  • Soko Guru Masjid Agung Demak
  • Bedug dan Kentongan di Masjid Agung Demak
  • Situs koma Wudhu di Masjid Agung Demak
  • Dampar Kencana di Masjid Agung Demak
  • Piring Campa di Masjid Agung Demak.

6. Siapa pendiri Kerajaan Pajang?

Jawaban:

Pendiri Kerajaan Pajang adalah Joko Tingkir yang menikah dengan Ratu Mas Cempaka, anak Sultan Trenggono. Setelah berhasil membunuh Arya Penangsang, Joko Tingkir memindahkan pusat pemerintahan Demak Bintoro ke Pajang.


7. Kerajaan Pajang mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan?


Jawaban:

Kerajaan Pajang langsung mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja pertama, Joko Tingkir. Pada waktu itu, Kerajaan Pajang berhasil memperluas wilayah kekuasaannya hingga Madiun dan perbatasan Cirebon.


8. Kerajaan Pajang mengalami keruntuhan pada masa?


Jawaban:

Kerajaan Pajang mengalami kemunduran setelah Joko Tingkir jatuh sakit. Terjadi perebutan kekuasaan antara Pangeran Benawa (anak Joko Tingkir) dan Arya Pangiri (Bupati Demak).

Arya Pangiri berhasil memenangkan perebutan kekuasaan. Namun, dalam pemerintahan kebijakan Aria membuat rakyat resah.

Alhasil setelah Pangeran Benawa meminta bantuan Danang Sutawijaya, Arya Pangiri dapat dikalahkan. Kepemimpinan kemudian jatuh kepada Pangeran Benawa. Namun karena merasa tidak mampu mewarisi tahta ayahnya, Pangeran Benawa memasarkannya kepada Danang Sutawijaya.

Danang Sutawijaya kemudian memindah pemerintahan Pajang menuju Mataram pada 1586. Kejadian ini menjadi akhir Kerajaan Pajang sekaligus awal Kerajaan Mataram Islam.


9. Siapa raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Pajang?


Jawaban:

Berikut daftar raja yang pernah memimpin Kerajaan Pajang:
  • Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya (1568-1583 M)
  • Arya Pangiri atau Ngawantipura (1583-1586 M)
  • Pangeran Benawa atau Prabuwijaya (1586-1587 M)

10. Sebutkan peninggalan sejarah Kerajaan Pajang?

Jawaban:

Berikut ini beberapa peninggalan sejarah Kerajaan Pajang:
  • Masjid Laweyan
  • Pasar Laweyan
  • Bandar Kabanaran
  • Makam Pejabat Pajang
  • Makam Sultan Hadiwijaya
  • Seni Batik Laweyan


Baca juga artikel terkait SEJARAH ISLAM atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Fadli Nasrudin

DarkLight