tirto.id - Persib Bandung telah melakukan evaluasi setelah tumbang 0-2 dari Port FC di laga perdana Piala Presiden 2025. Faktor kebugaran serta adaptasi yang belum maksimal dari pemain anyar membuat Maung Bandung berpotensi mengandalkan pemain muda saat menghadapi Dewa United.
Tak hanya masalah kebugaran, faktor cedera juga menjadi alasan lain Persib Bandung untuk lebih memaksimalkan tenaga pemain muda. Di laga kontra Port FC, bek senior Ahmad Jufriyanto mengalami cedera yang membuatnya absen hingga akhir turnamen.
"Sangat disayangkan, Jupe mengalami cedera tulang rusuk. Kini dia harus berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Jadi, dia akan menepi untuk beberapa waktu," kata pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.
Absennya Ahmad Jufriyanto membuat komposisi di lini pertahanan Persib Bandung kian menipis. Meski Patricio Matricardi dan Julio Cesar sudah bergabung, kondisinya masih belum 100 persen fit untuk menghadapi Dewa United.
Di laga kontra Port FC, Patrico Matricardi sudah menjalani debut di babak ke-2 menggantikan Alfeandra Dewangga. Sementara Julio Cesar masih belum masuk dalam skuad karena baru tiba di Bandung.
Kendati situasinya tidak terlalu bagus, Bojan Hodak memiliki opsi untuk memainkan pemain muda. Kevin Pasha yang diberi kesempatan melawan Port FC tampil cukup bagus, terutama dalam melakukan intersep.
Selain Kevin Pasha, pemain muda lain juga mendapat menit bermain di Piala Presiden 2025 yakni Nazriel Alfaro, Ferdiansyah Cecep, Althaya Zahran, Muhammad Adzikry hingga Zulkifli Lukmansyah. Bahkan, Zulkifli tampil apik dengan menciptakan sejumlah peluang matang.
Zulkifli Lukmansyah menjadi pemain muda yang tampil paling menonjol di kubu Persib Bandung. Terlebih, dia dipercaya bermain sejak menit awal untuk mengisi posisi sayap kiri Persib.
Dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Zulkifli Lukmansyah mengaku senang diberi kesempatan oleh pelatih Bojan Hodak. Namun, dia belum puas karena ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya agar mendapat posisi di skuad utama Persib Bandung.
"Akhamdulillah saya diberi menit bermain oleh Coach Bojan Hodak. Tapi, saya merasa belum memberikan yang terbaik dan pasti ke depannya akan terus berlatih lebih keras serta terus berproses," kata Zulkifli Lukmansyah.
Oleh karena peluang Persib Bandung lolos ke final Piala Presiden 2025 cukup sulit setelah tumbang dari Port FC, Bojan Hodak berpotensi melakukan eksperimen saat menghadapi Dewa United. Tidak menutup kemungkinan pemain-pemain muda Persib kembali diberi kesempatan, bersama dengan sejumlah pemain anyar.
Pasalnya, melihat laga melawan Port FC, pemain-pemain muda Persib Bandung menunjukkan fighting spirit yang tinggi. Namun, kurangnya pengalaman dan kematangan dalam memanfaatkan peluang jadi salah satu faktor mereka belum bisa tampil maksimal.
Bojan Hodak sendiri menyebut para pemain muda sebagai harapan Persib Bandung untuk jangka panjang. Oleh sebab itu, Maung Bandung yang tampil tanpa beban melawan Dewa United berpotensi memainkan banyak pemain muda.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































