Menuju konten utama

Peringatan Dini BMKG dan Info Potensi Cuaca Ektrem 30 November

Berikut informasi peringatan dini cuaca BMKG untuk berbagai wilayah di Indonesia dan potensi cuaca ekstrem, hari ini Minggu (30/11/2025).

Peringatan Dini BMKG dan Info Potensi Cuaca Ektrem 30 November
Ilustrasi cuaca ekstrem. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis data peringatan dini cuaca di berbagai wilayah dan potensi cuaca ekstrem untuk periode Minggu (30/11/2025).

Berdasarkan pantauan Tirto pukul 10.30 WIB, tak ada peringatan dini untuk tiga wilayah yang mengalami bencana banjir dan longsor yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pada periode tersebut, peringatan dini hanya dikeluarkan untuk Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua Tengah.

Menurut data BMKG, hujan sedang hingga lebat, petir dan angin kencang bakal melanda wilayah-wilayah di atas pada jam berikut:

  • Kepri mulai pukul 10.17 - 12.19 WIB
  • Bangka Belitung hingga pukul 11.10 WIB
  • Bali mulai pukul 11.00 - 13.00 WITA
  • NTB mulai pukul 11.18 - 13.18 WITA
  • NTT mulai pukul 11.00 - 14.00 WITA
  • Sulsel mulai pukul 09.50 - 11.50 WITA
  • Sultra mulai pukul 11.00 - 13.00 WITA
  • Gorontalo mulai pukul 11.15 - 13.15 WITA
  • Sulut mulai pukul 10.45 - 13.45 WITA
  • Maluku mulai pukul 11.01 - 13.00 WIT
  • Maluku Utara mulai pukul 12.15 - 14.15 WIT
  • Papua Barat Daya pukul 12.15 - 15.00 WIT
  • Papua Tengah pukul 12.00 - 13.30 WIT

Potensi Cuaca Ektrem Hari Ini

Selain peringatan dini, BMKG juga merilis potensi cuaca ektrem hari ini di berbagai wilayah di Indonesia. Hampir semua wilayah bakal diguyur hujan mulai dari intensitas sedang hingga sangat lebat.

Berikut rinciannya:

  • Aceh: Hujan Sedang-Lebat
  • Bali: Hujan Sedang-Lebat
  • Banten: Hujan Sedang-Lebat
  • Bengkulu: Hujan Sedang-Lebat
  • DKI Jakarta: Hujan Sedang-Lebat
  • Daerah Istimewa Yogyakarta: Hujan Sedang-Lebat
  • Gorontalo:Hujan Sedang-Lebat
  • Jambi: Hujan Sedang-Lebat
  • Jawa Barat: Hujan Lebat-Sangat Lebat dan Angin Kencang
  • Jawa Tengah: Hujan Sedang-Lebat
  • Jawa Timur: Hujan Sedang-Lebat
  • Kalimantan Barat: Hujan Lebat-Sangat Lebat
  • Kalimantan Selatan: Hujan Sedang-Lebat
  • Kalimantan Tengah: Hujan Sedang-Lebat
  • Kalimantan Timur: Hujan Sedang-Lebat
  • Kalimantan Utara: Hujan Sedang-Lebat
  • Kepulauan Bangka Belitung: Hujan Sedang-Lebat
  • Kepulauan Riau: Hujan Sedang-Lebat
  • Lampung: Hujan Sedang-Lebat
  • Maluku: Hujan Sedang-Lebat
  • Maluku Utara: Hujan Sedang-Lebat
  • Nusa Tenggara Barat: Hujan Lebat-Sangat Lebat
  • Nusa Tenggara Timur: Hujan Lebat-Sangat Lebat
  • Papua Barat: Hujan Sedang-Lebat
  • Papua Barat Daya: Hujan Sedang-Lebat
  • Papua Pegunungan: Hujan Sedang-Lebat
  • Papua Selatan: Hujan Sedang-Lebat
  • Papua Tengah: -
  • Riau: Hujan Sedang-Lebat
  • Sulawesi Barat: Hujan Sedang-Lebat
  • Sulawesi Selatan: Hujan Sedang-Lebat
  • Sulawesi Tengah: Hujan Sedang-Lebat
  • Sulawesi Tenggara: Hujan Sedang-Lebat
  • Sulawesi Utara: Hujan Sedang-Lebat
  • Sumatera Barat: Hujan Sedang-Lebat
  • Sumatera Selatan: Hujan Sedang-Lebat
  • Sumatera Utara: Hujan Sedang-Lebat

BMKG Dukung Penanganan Pascabencana Sumatera Lewat Peringatan Dini

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan bahwa BMKG terus melakukan langkah cepat dalam memberikan peringatan dini bencana dan mendukung penanganan pascabencana di daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Doa dan empati kami tujukan kepada keluarga yang kehilangan, serta kepada seluruh warga yang masih menghadapi dampak langsung di lapangan. Kami berkomitmen mendukung operasi tanggap darurat, termasuk penyediaan peringatan dini, analisis risiko cuaca ekstrem, serta dukungan teknis bagi kelancaran pengiriman bantuan dan perlindungan petugas di lapangan,” kata Faisal (29/11), dikutip dari laman resmi BMKG.

Menurut BMKG, pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya di tingkat pusat hingga daerah untuk menghadirkan data dan informasi kritis secara cepat, tepat, dan akurat. Dengan optimalisasi unit operasional, seluruh data dapat langsung digunakan oleh para pengambil keputusan di lapangan.

“Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi BMKG dalam memastikan respons nasional berjalan efektif dan terkoordinasi,” lanjutnya.

Baca juga artikel terkait PERINGATAN DINI BMKG atau tulisan lainnya dari Yantina Debora

tirto.id - Flash News
Penulis: Yantina Debora
Editor: Iswara N Raditya