tirto.id - Pendaftaran siswa baru di Politeknik Statistika STIS saat ini sedang berlangsung sebagai bagian dari Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dibuka sejak 29 Juni 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 18 Juli 2025.
STIS menjadi salah satu dari tujuh sekolah kedinasan yang membuka formasi, dengan menyediakan sebanyak 400 kurisi bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan kedinasan di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS).
Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui portal SSCASN BKN, lalu dilanjutkan dengan login ke laman resmi SPMB STIS untuk mengunggah dokumen dan melengkapi berkas persyaratan.
Di tengah antusiasme pendaftar saat ini, sejumlah peserta dilaporkan mengalami kendala teknis yang cukup mengganggu, terutama saat mencoba login ke sistem pendaftaran SPMB STIS.
Beberapa pendaftar mengeluhkan tidak bisa mengakses akun meskipun data yang dimasukan sudah benar. Kendala ini menyebabkan pendaftar tidak dapat melanjutkan proses unggah dokumen, bahkan beberapa ada yang mendapati peringatan bahwa kata sandi salah walau sudah sesuai.
Penyebab Tidak Bisa Login SPMB STIS 2025
Masalah tidak bisa login ke portal SPMB STIS 2025 menjadi salah satu kendala yang cukup banyak dikeluhkan para pendaftar pada tahun ini. Di tengah antusiasme ribuan calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi sekolah kedinasan.
Sejumlah peserta mendapati kesulitan saat mencoba mengakses akun mereka untuk melanjutkan proses pendaftaran. Situasi ini menimbulkan kepanikan, mengingat proses pendaftaran berlangsung dalam waktu terbatas.
Fenomena ini juga ramai diperbincangkan di berbagai forum daring maupun media sosial, karena cukup banyak pendaftar yang mengalami dalam waktu yang bersamaan. Berikut beberapa kemungkinan penyebab gagal login yang dialami pendaftar SPMB STIS 2025:
1. Password Salah padahal Sudah Sesuai
Banyak pendaftar SPMB STIS 2025 mengaku mengalami kendala saat login karena sistem menampilkan pesan "password salah", meskipun mereka sudah memasukan kata sandi dengan benar dan sesuai.2. Situs SPMB STIS Menampilkan 503 Error
Beberapa pendaftar SPMB STIS 2025 juga mengeluhkan situs web resmi pendaftaran yang sempat menampilkan pesan 503 error, sehingga tidak dapat diakses untuk sementara waktu.3. NIK Tidak Sesuai
Sejumlah pendaftar SPMB STIS 2025 juga menghadapi kendala berua data NIK yang tidak sesuai saat mencoba login atau melengkapi pendaftaran.Solusi Tidak Bisa Login SPMB STIS 2025
Di tengah berbagai kendala login yang dialami peserta SPMB STIS 2025, terdapat beberapa solusi agar calon pendaftar atau peserta tetap dapat melanjutkan proses seleksi.
Berikut beberapa solusi permasalahan tidak bisa login SPMB STIS 2025:
1. Password Salah padahal Sudah Sesuai
Saat ini sudah terdapat solusi atas kendala tersebut, yaitu dengan melakukan reset password akun Dikden, dengan petunjuk sebagai berikut:- Login ke laman pendaftaran Dikdin.
- Pada dashboard akan menampilkan data berupa nama perserta, klik bagian tersebut, lalu klik pada menu "Ubah Password".
- Setelah itu, lakukan reset password dengan memasukan password lama dan membuat password baru.
2. Akses Situs Web SPMB STIS di Luar Jam Sibuk
Jika peserta SPMB STIS 2025 mendapati situs menampilkan 503 error, salah satu langkah yang dapat dicoba adalah dengan mengakses kembali laman pendaftaran di luar jam sibuk, seperti di waktu dini hari atau pagi hari karena trafik pengunjung tidak terlalu padat.3. Pastikan NIK Sesuai dan Sudah Terdaftar di SSCASN Dikdin
Peserta SPMB STIS 2025 perlu memastikan bahwa NIK yang digunakan sudah benar dan sesuai dengan data yang didaftarkan pada laman SSCASN Dikdin. Kesalahan dalam memasukkan NIK dapat menyebabkan gagal login dan menghambat proses pendaftaran.4. Hubungi Call Center SPMB STIS 2025
Peserta SPMB STIS 2025 yang masih mengalami kendala meskipun sudah mencoba berbagai langkah, mereka disarankan untuk segera menghubungi call center SPMB STIS 2025 di nomor 1500537. Layanan ini disiapkan untuk membantu peserta mendapatkan solusi atas permasalahan teknis yang dihadapi selama proses pendaftaran.Penulis: Dewi Sekar Pambayun
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































