Menuju konten utama

Penyebab KRL Bogor-Jakarta Gangguan Hari Ini & Apa Sudah Normal?

KRL Bogor–Jakarta mengalami gangguan hari ini. Ketahui penyebabnya, rekayasa pola operasi, dan kondisi terbaru operasional KRL.

Penyebab KRL Bogor-Jakarta Gangguan Hari Ini & Apa Sudah Normal?
Warga menunggu kereta melintas di Kampung Gaga, Kalideres, Jakarta, Selasa (2/9/2025). ANTARA FOTO/Naufal Khoirulloh/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Perjalanan KRL Commuter Line lintas Bogor–Jakarta Kota sempat mengalami gangguan operasional hari ini, Rabu (17/12). Apa penyebab dan bagaimana statusnya sekarang?

Warganet mengeluhkan gangguan KRL Bogor-Jakarta hari ini di platform X. Mereka yang umumnya adalah pekerja menyebut gangguan ini membuat mereka tidak dapat sampai ke kantor tepat waktu.

“@CommuterLine hobby banget min bikin saya terlambat. Jgn di rush hour dong min, hari ini udah coba berangkat pagi dari Sudimara, transit di Tana abang lancar. Eh di Manggarai lama banget,” keluh akun X @Spicapiscok.

Pihak KAI Commuter di akun X resmi @@CommuterLine memberitahukan kepada masyarakat jika gangguan KRL hari ini disebabkan oleh penggantian wesel (jalur persimpangan rel) di antara Stasiun Bogor dan Stasiun Cilebut.

Dikutip dari laman resmi PT Pindad, Wesel yang juga dikenal dengan istilah turnout, adalah sistem mekanik pada rel kereta api yang berfungsi untuk mengalihkan jalur kereta dari satu rel ke rel lainnya. Wesel biasanya dipasang di titik persimpangan, percabangan, atau jalur masuk dan keluar stasiun. Tanpa wesel, kereta api hanya bisa berjalan lurus dan tidak dapat berpindah jalur.

Penyebab KRL Bogor-Jakarta Gangguan Hari Ini & Apa Sudah Normal

Pihak KAI Commuter menyampaikan bahwa pekerjaan penggantian wesel telah selesai ditangani oleh petugas. Saat ini, perjalanan KRL di lintas Bogor–Cilebut sudah kembali dilayani secara normal.

Namun demikian, masih diberlakukan pembatasan kecepatan di lokasi pekerjaan sebagai bagian dari prosedur keselamatan. Selain itu, beberapa perjalanan KRL masih mengalami penyesuaian jadwal karena proses penguraian kepadatan penumpang dan rangkaian kereta.

Bagi penumpang yang mengalami keterlambatan lebih dari 15 menit akibat gangguan operasional, surat keterangan keterlambatan dapat diperoleh dengan menghubungi petugas Passenger Service di stasiun tujuan.

Pihak KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta menegaskan bahwa rekayasa pola operasi dilakukan semata-mata untuk menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan.

Rincian Rekayasa Pola Operasi Akibat Gangguan KRL Bogor-Jakarta

Rekayasa pola operasi KRL Commuter Line lintas Bogor–Jakarta Kota diberlakukan akibat pekerjaan pergantian wesel di antara Stasiun Bogor dan Stasiun Cilebut.

Selama proses tersebut, sebagai solusi, KAI Commuter melakukan pemendekan rute (short turn), yaitu kereta hanya berjalan sampai stasiun tertentu lalu berbalik arah untuk melayani perjalanan kembali ke Jakarta.

Berikut rincian rekayasa pola operasi KAI Commuter:

Commuter Line 1116 (Depok–Bogor)

  • Hanya melayani sampai Stasiun Cilebut
  • Kemudian kembali sebagai CL 1183 (Cilebut–Jakarta Kota)
Commuter Line 1122 (Depok–Bogor)

  • Perjalanan dibatasi sampai Stasiun Cilebut
  • Berbalik arah sebagai CL 1193 (Cilebut–Jakarta Kota)
Commuter Line 1002 (Manggarai–Bogor)

  • Hanya sampai Stasiun Depok
  • Kembali sebagai CL 1207 (Depok–Jakarta Kota)
Commuter Line 1128 (Depok–Bogor)

  • Perjalanan dibatasi sampai Stasiun Bojonggede
  • Kembali sebagai CL 1203 (Bojonggede–Jakarta Kota)
Commuter Line 1152 (Jakarta Kota–Bogor)

  • Hanya melayani sampai Stasiun Bojonggede
  • Kembali sebagai CL 1213 (Bojonggede–Jakarta Kota)

Baca juga artikel terkait COMMUTER LINE atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra