Menuju konten utama

Penjelasan Ending Walking on Thin Ice, Apakah Happy Ending?

Bagaimana penjelasan ending drakor Walking on Thin Ice yang tamat pada 26 Oktober 2025? Apakah Kang Eung-su mendapatkan happy ending?

Penjelasan Ending Walking on Thin Ice, Apakah Happy Ending?
Drama Korea Walking On Thin Ice. FOTO/Asianwiki

tirto.id - Bagaimana penjelasan ending drama korea (drakor) Walking on Thin Ice yang tamat pada Minggu, 26 Oktober 2025 lalu pada episode 12 lalu? Kang Eung-su, ibu rumah tangga yang terjerembab bisnis narkoba, menjalani hukuman penjara karena perbuatannya. Apakah Eung-su lantas menemukan bahagia alias happy ending? Ataukah ending drakor ini demikian pekat?

Drakor Walking on Thin Ice tayang perdana pada 20 September 2025. Dengan rilis episode baru setiap Sabtu dan Minggu, kini drama tersebut telah tamat setelah mencapai 12 episode.

Drama bergenre thriller kriminal ini digarap oleh sutradara Song Hyun-wook dan Park Hyun-suk. Di dalamnya tampil sederet aktor dan aktris, seperti Lee Young-ae yang berperan sebagai Kang Eun-su, Park Young-woo sebagai Jang Tae-gu, dan Kim Young-kwang sebagai Lee Gyeong. Lantas, seperti apa jalan cerita drakor Walking on Thin Ice hingga penghabisan?

Jalan Cerita Walking on Thin Ice

Drama Walking on Thin Ice bercerita tentang seorang ibu rumah tangga bernama Kang Eun-su. Dia tidak pernah memiliki angan-angan untuk hidup mewah. Cita-citanya sederhana saja, yakni hidup bahagia bersama suami tercinta, Park Do-jin, dan putrinya.

Namun, kehidupannya berubah drastis ketika suaminya tiba-tiba didiagnosis mengidap kanker. Kondisi finansial yang biasa-biasa saja itu memaksa Eun-su berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarga.

Eun-su pun bekerja paruh waktu sebagai kasir di sebuah supermarket. Namun, kehidupannya dalam menjalani pekerjaan ini rupanya tidak sederhana seperti orang lain pada umumnya.

Suatu hari, kehidupan Eun-su berubah dan mengarah pada dunia gelap. Tepatnya, ketika dia secara tidak sengaja menemukan narkoba ilegal senilai jutaan dolar.

Alih-alih melaporkan temuannya ke polisi, Eun-su justru memilih menjualnya. Tentu bukan tanpa alasan, dia memilih langkah gelap itu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan membantu pengobatan suaminya.

Eun-su pun semakin terjebak dalam lingkaran kehidupan gelap. Terlebih, setelah dia mengetahui bahwa Lee Gyeong, guru seni di sekolah putrinya, ternyata mengambil pekerjaan sampingan sebagai pengedar narkoba di sebuah klub Gangnam.

Dikisahkan, Eun-su dan Gyeong pun akhirnya bekerjasama menjalankan bisnis seputar narkoba dan sukses meraup keuntungan melimpah. Kendati demikian, kesuksesan itu tidak bertahan lama. Tepatnya yakni ketika Kepala Investigasi Narkotika, Jang Tae-gu, menyadari tindakan ilegal keduanya.

Di sisi lain, Gyeong sedang dalam rencana balas dendam terhadap kaum elite kaya yang telah menghancurkan hidupnya. Obsesi balas dendam Gyeong inilah yang menjadi benang cerita.

Keduanya berusaha memperbaiki sesuatu yang tidak bisa diperbaiki. Drama ini mengungkap kolusi dan korupsi di dunia kepolisian dan bisnis.

Penjelasan Ending Walking on Thin Ice

Eun-su telah menjalani hukumannya di penjara dan mencoba menjalani hidup baru dengan melakukan pekerjaan serabutan dan juga bersembunyi. Namun, kedamaiannya sangat rapuh.

Dia hidup terisolasi dari putrinya, Su-a, yang tinggal bersama Yeo-ju dan menolak untuk berbicara dengannya. Eun-su terjebak dalam keputusasaan karena duka dan beban keputusan yang telah dia ambil.

Sementara it, Gyeong masih berada di penjara untuk beberapa waktu lebih lama. Hati nuraninya tersiksa bukan hanya oleh dendam, melainkan juga oleh rasa bersalah.

Ketika dibebaskan, dia menatap Eun-su dan bersikeras memberikan sebagian harta rampasannya sebagai kompensasi atas apa yang telah dialami sang "sahabat. Namun, Eun-su menolaknya dan memilih untuk menjalani kehidupan yang layak.

Suatu ketika, Eun-su menemukan sekotak permen mint, sebuah benda yang sama persis dengan yang menghancurkan hidupnya. Implikasinya, yakni godaan dan dosa tak pernah benar-benar hilang.

Eun-su dan Gyeong masih dihantui oleh apa yang telah mereka lakukan. Keduanya berdiri di ambang keselamatan tapi tidak pernah benar-benar melangkah.

Hidup Eun-su dan Gyeong masing-masing lebih tenteram, tapi dengan stabilitas masih belum jelas. Usaha untuk menyelamatkan diri dan orang yang dikasihi serta rencana melunasi dendam itu akhirnya membawa luka yang tidak kunjung sembuh.

Pembaca yang ingin membaca artikel rekomendasi Tirto.id sejenis terkait drama korea dapat mengakses tautan berikut.

Baca juga artikel terkait DRAKOR atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Film
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Fitra Firdaus