Iman kepada Qada dan Qadar

Pengertian Takdir Mubram dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Penulis: Abdul Hadi - 14 Mei 2022 12:40 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pengertian takdir mubram adalah ketentuan mutlak dari Allah SWT yang pasti berlaku. Contoh takdir mubram adalah kelahiran, kematian, dan sebagainya.
tirto.id - Iman kepada takdir atau qada dan qadar merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini setiap muslim. Salah satu jenis takdir dalam Islam adalah takdir mubram. Apa pengertian takdir mubram dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari?

Dalam akidah Islam, tidak ada yang kebetulan dalam kehidupan dunia. Sebab, Allah SWT sudah menetapkan semua kejadian sejak zaman azali.

Hal itu tergambar dalam hadis riwayat Ubadah bin Shamit bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Awal makhluk yang Allah SWT ciptakan adalah pena, lalu Dia berkata kepada pena, ‘Tulislah.’ Pena berkata, ‘Apa yang aku tulis?’ Allah berkata, ‘Tulislah apa yang akan terjadi dan apa yang telah terjadi hingga hari Kiamat,” (H.R. Ahmad).

Berdasarkan hadis di atas, Allah SWT telah mengatur setiap takdir yang dialami manusia dan segala kejadian yang akan berlangsung di semesta ini, bahkan sebelum diciptakan.

Secara umum, takdir dalam Islam terbagi menjadi dua: takdir mubram dan muallaq. Namun, tulisan ini hanya akan membahas mengenai takdir mubram. Jika ingin mengetahui definisi dan perbedaan kedua jenis takdir tersebut, klik di sini.


Pengertian Takdir Mubram dan Contohnya


Sebagaimana disebutkan di atas, iman kepada takdir atau qada dan qadar termasuk salah satu rukun Iman dalam Islam.

Hal itu tergambar dalam sabda Nabi Muhammad SAW: “Iman ialah engkau percaya kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari akhir, dan engkau percaya kepada qadar [takdir] Allah, yang baik maupun yang buruk,” (HR. Muslim).

Salah satu jenis takdir tersebut adalah takdir mubram. Pengertian takdir mubram adalah ketentuan mutlak dari Allah SWT yang pasti berlaku dan manusia tidak memiliki pengaruh apa-apa di dalamnya.

Contoh takdir mubram adalah kematian, kelahiran manusia, gravitasi bumi, dan sebagainya.

Takdir mubram adalah ketetapan absolut yang pasti terjadi. Misalnya, pada contoh di atas, setiap manusia pasti mati, suatu benda pasti jatuh ke bawah karena tertarik gravitasi bumi, hingga air pasti mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah.

Semua contoh itu merupakan bentuk takdir mubram dalam Islam.

Kebalikan takdir mubram adalah takdir muallaq. Berbeda dengan takdir mubram yang absolut, takdir muallaq bisa diubah oleh umat manusia melalui usaha dan ikhtiarnya.

Di antara contohnya adalah perkara kemiskinan. Ketika seorang manusia ditakdirkan menjadi miskin, ia masih bisa mengubah takdir yang sedang dialami tersebut. Caranya adalah dengan bekerja keras agar tidak menjadi miskin seperti sebelumnya.


Baca juga artikel terkait TAKDIR MUBRAM atau tulisan menarik lainnya Abdul Hadi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Abdul Hadi
Editor: Addi M Idhom

DarkLight