Menuju konten utama

Pemkot Jogja Luncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri di Rejowinangun

Total ada 9 mesin ADM di Kota Yogya yang bisa membantu masyarakat tanpa harus ke balai kota.

Pemkot Jogja Luncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri di Rejowinangun
Disdukcapil usai pemotongan pita sebagai simbol peluncuran mesin Anjungan Dukcapil Mandiri di Kelurahan Rejowinangun, pada Rabu, 13 Mei 2025. Tirto.id/ Abdul Haris

tirto.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Balai Kelurahan Rejowinangun, pada Rabu (14/5/2025). Rejowinangun dipilih karena merupakan satu-satunya kelurahan di bagian timur Kota Yogyakarta, dengan angka Indeks Kependudukan Digital (IKD) tertinggi.

“Jadi kami memberikan apresiasi yakni mesin ini ke kelurahan, agar nanti masyarakat tidak perlu jauh ke balai kota untuk mencetak keperluan administrasi kepedudukan,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Septi Sri Rejeki, saat diwawancara kontributor Tirto, di lokasi.

Septi mengatakan total ada 9 mesin ADM. Ke depan akan ditambah dua mesin lagi, namun pihaknya belum memastikan apakah dibeli mandiri atau dengan mekanisme Corporate Social Responsibility (CSR) seperti yang ada di Kelurahan Rejowinangun yang merupakan bantuan dari CV Pratama Inti Sejahtera.

Mesin ADM tersebar di beberapa titik, di antaranya Unit Pengelolaan Teknis (UPT) Pasty, Taman Pintar, Mal Pelayanan Publik, Kantor Disdukcapil, Kecamatan Danurejan, Kecamatan Wirobrajan, Kecamatan Jetis, Kecamatan Mergangsan dan Kelurahan Rejowinangun.

“Kami tetap berproses ya, yang penting setiap tahun ada tambahan. Ke depan nanti kami berusaha lagi dengan CSR juga mungkin,” kata dia.

Ia juga memamparkan wali kota menargetkan IKD pada angka 7 persen. Namun per hari ini terlampaui 7,6 persen sehingga berdasarkan hasil pencapaian Quick Wins ada pada angka 102 persen.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Yogyakarta untuk lebih meningkatkan tertib administrasi kependudukan dan tidak percaya pada hoaks yang menghubungi masyarakat secara pribadi dengan mengatasnamakan Disdukcapil.

Dalam sambutannya mewakili wali kota, Dedi Budiono selaku Asisten Administrasi Umum, mendorong Kota Yogyakarta agar bisa mencapai tertib kependudukan karena memiliki peran dan signifikan untuk memastikan negara hadir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara inklusi.

“Nah karena itu saya ingin katakan tertib administrasi kependudukan itu salah satu kunci bagi suksesnya pembangunan untuk menuju masyarakat yang sejahtera,” kata dia.

Menurut dia, aspek-aspek urusan yang sifatnya pelayanan mendasar itu basisnya adalah kependudukan.

Terpisah, Lurah Rejowinangun, Handani Bagus Setyarso, mengapresiasi adanya fasilitas mesin ADM sebagai penunjang pelayanan terkait administrasi kependudukan.

“Ini suatu kepercayaan yang diberikan kepada kami (kelurahan), antusiasme masyarakat juga sangat tinggi semoga ke depan kesadaran masyarakat meningkat khususnya generasi kekinian bisa mulai mempelopori,” kata dia.

Selain itu, Disdukcapil juga menyerahkan hadiah lomba kelurahan tertib administrasi kependudukan (adminduk). Tiga kelurahan terpilih sebagai pemenang di antaranya: Kelurahan Warungboto dengan nilai (78,33), disusul Kelurahan Ngupasan (76,68) dan Kelurahan Gunungketur (75,23).

“Tentunya ini jadi semangat bagi kami di Kelurahan Warungboto untuk lebih meningkatkan layanan kepada masyarakat terutama meningkatkan tertib adminduk,” kata Weda Satriya Negara selaku Lurah Warungboto.

Kriteria penilaian lomba adminduk didasarkan atas empat indicator, yakni kesadaran kepemilikan dokumen adminduk, kesadaran pemutakhiran dokumen adminduk, pemanfaatan data adminduk, dan kesadaran aparat dalam melayani.

Baca juga artikel terkait KEPENDUDUKAN atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Kontributor: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Abdul Aziz