tirto.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai merenovasi bangunan SDN 026 Bojongloa, Cibaduyut, Kota Bandung, pada Senin (7/9/2026). Renovasi permanen dilakukan setelah seluruh proses perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) terpenuhi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan renovasi SDN 026 Bojongloa tetap menjadi salah satu prioritas Pemkot Bandung.
“SDN 026 Bojongloa tetap menjadi prioritas utama. Renovasinya mulai hari ini dan sudah dijalankan,” ujar Farhan, Senin (7/9/2026).
Selama proses renovasi berlangsung, para siswa dipindahkan secara bertahap ke SDN 148. Pemindahan dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung sekaligus memberikan rasa aman bagi siswa.
Farhan mengatakan bangunan lama SDN 026 Bojongloa belum sepenuhnya dikosongkan. Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu perintah eksekusi dari pengadilan terkait proses penyerahan aset.
“Kami akan menunggu perintah dari pengadilan untuk mengeluarkan surat perintah kepada Pemkot Bandung untuk menyerahkan. Jadi surat perintah eksekusinya masih kami tunggu,” tuturnya.
Ia menjelaskan selama belum ada perintah eksekusi, Pemkot Bandung memastikan aset sekolah masih berada dalam pengawasan pemerintah. Menurutnya, pemindahan siswa ke lokasi sementara juga dilakukan untuk mencegah kembali terjadinya gangguan terhadap kegiatan pendidikan, termasuk insiden penggembokan sekolah yang sebelumnya terjadi.
Ia menilai persoalan tersebut tidak boleh mengganggu hak siswa untuk memperoleh pendidikan.
“Untuk menghindari jangan sampai ada lagi teror-teror yang dilakukan dengan melakukan penggembokan seperti itu. Itu kan teror. Kasihan anak-anaknya,” ujar Farhan.
Farhan menegaskan Pemkot Bandung akan memastikan kegiatan belajar siswa tetap berjalan selama persoalan aset dan proses renovasi diselesaikan.
“Kan kita pasang badan untuk memastikan hak pendidikan anak-anak,” tegasnya.
Pemindahan siswa dilakukan secara bertahap. Sebagian siswa mulai dipindahkan pada Senin (7/9/2026), sementara kegiatan belajar di lokasi sementara disesuaikan dengan pembagian sesi pembelajaran.
Ia mengungkapkan, siswa SDN 148 yang sebelumnya menggunakan ruang belajar pada pagi hari akan dipindahkan terlebih dahulu. Sementara itu, siswa SDN 026 Bojongloa akan mengikuti kegiatan belajar pada sesi berikutnya.
Menurutnya, dengan skema ini, Pemkot Bandung memastikan proses renovasi dapat berjalan tanpa menghentikan kegiatan belajar mengajar siswa.
Sebelumnya, pada Kamis (6/8/2026), murid-murid SDN 026 Bojongloa, Kota Bandung, tidak dapat memasuki area sekolah setelah gerbang utama sekolah digembok oleh ahli waris lahan.
Pembantu Kepala Sekolah (PKS) Kurikulum SDN 026 Bojongloa, Irdian, mengatakan penggembokan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Gerbang kemudian kembali dibuka sekitar pukul 07.00 WIB.
“Dibuka lagi itu sekitar jam 7.00. Saya datang ke sini sudah dibuka kembali dan akhirnya kepala sekolah ditelepon sama guru,” kata Irdian kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung dan memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sementara. Keputusan tersebut diambil karena siswa sempat berkumpul di trotoar di sekitar sekolah yang berada di kawasan dengan arus lalu lintas cukup ramai.
“Kepala sekolah koordinasi sama pihak dinas pendidikan itu, akhirnya di-PJJ-kan untuk sementara hari ini,” ujar Irdian.
Penulis: Akmal Firmansyah
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































