tirto.id - PT Pertamina (Persero) mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada awal bulan ini. Berdasarkan rincian di laman resmi Pertamina Patra Niaga, patokan harga BBM per 1 Oktober 2026 masih sama persis dengan penyesuaian terakhir yang dilakukan pada 2 September 2026.
Penetapan harga BBM nonsubsidi secara berkala setiap tanggal 1 merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi ini mengatur formula harga dasar perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU.
Kerangka aturan tersebut membuat seluruh produk BBM nonsubsidi, mulai dari Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, hingga jajaran BBM diesel, tidak mengalami kenaikan maupun penurunan harga dibanding bulan lalu.
“Per 1 Oktober harga BBM baik Subsidi dan Non Subsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September,” kata VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).
Kitty menjelaskan, untuk BBM subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga dipertahankan sama dengan bulan-bulan sebelumnya sampai dengan akhir tahun 2026. Adapun untuk BBM non subsidi juga tidak mengalami kenaikan dengan pertimbangan situasi dan kondisi masyarakat.
“BBM Nonsubsidi dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,” ucapnya.
Berikut Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Biosolar: Rp 6.800 per liter
- Pertamax: Rp 15.950 per liter
- Pertamax Green 95: Rp 16.600 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
- Dexlite: Rp 23.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id





































