tirto.id - Pemerintah mulai menyiapkan langkah pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Meski tahap tanggap darurat masih berlangsung, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan, pemerintah sudah merancang proses rehabilitasi dan rekonstruksi bagi warga yang terdampak. Pemerintah juga mulai membahas penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap bagi yang masyarakat yang kehilangan rumahnya akibat bencana yang terjadi.
"Pada saat yang bersamaan dengan tanggap darurat, kami juga sudah mulai merancang, untuk merancang untuk rehab-rekon, penyiapan Huntara (hunian sementara), penyiapan hunian tetap itu tadi juga kita bicarakan," kata Pratikno dalam konferensi pers yang digelar daring melalui Youtube BNPB, Minggu (30/11/2025).
Pratikno menyebut, langkah ini menjadi penting karena masyarakat harus segera pulih setelah tanggap darurat selesai.
Dia juga menyebut ada beberapa titik krusial yang harus dipercepat penanganannya, termasuk pemulihan listrik, distribusi BBM, penguatan logistik, serta perbaikan jalur darat.
Lebih jauh, mantan Rektor UGM ini menyebut siklon tropis senyar, yang memicu adanya bencana di sejumlah wilayah ini, menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pihak.
Dia juga memohon pengertian masyarakat sebab terdapat banyak kendala yang dihadapi baik dalam proses evakuasi maupun pemberian bantuan.
“Jadi, kami mengharapkan semua pihak untuk bersama-sama membantu, pemerintah bekerja keras, seluruh jajaran pemerintah, mohon juga pengertian masyarakat, banyak sekali kendala yang kami hadapi, misalnya pengerahan alat berat yang tidak mudah, tapi akan terus-menerus kami upayakan,” tuturnya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id





























