Menuju konten utama

Panglima TNI Jelaskan Alasan Kirim Bantuan di Sumatra via Udara

Pasalnya, kata Agus, terdapat tiga anggota TNI yang hanyut saat mendistribusikan bantuan bagi korban bencana di Padang, Sumatra Barat.

Panglima TNI Jelaskan Alasan Kirim Bantuan di Sumatra via Udara
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (24/11/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

tirto.id - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut, pihaknya memang sengaja mengirimkan bantuan bagi korban bencana di Sumatra via udara, alias menggunakan helikopter maupun pesawat.

Alasannya, memang ada daerah yang tidak dapat diakses melalui darat, juga terkait keselamatan personel.

"Dalam pemberian bantuan, memang saya tekankan pada prajurit TNI untuk tetap menjaga keamanan personel dan alutsista," ucapnya saat konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025).

Pasalnya, kata Agus, terdapat tiga anggota TNI yang hanyut saat mendistribusikan bantuan bagi korban bencana di Padang, Sumatra Barat. Selang beberapa hari, tiga anggota TNI itu ditemukan meninggal dunia.

Karena itu, ia meminta personel TNI agar tetap menjaga keselamatan masing-masing saat membantu korban bencana, termasuk saat mendistribusikan bantuan.

Saat hendak menyalurkan bantuan, personel TNI tidak dapat mendaratkan helikopter karena banyak kabel di tanah, katanya. Oleh sebab itu, mereka lantas menjatuhkan bantuan dari helikopter.

"Kemarin heli mau mendarat, di situ ada kabel sehingga diputuskan oleh pilot barang itu tetap di-drop walaupun mungkin ada beberapa beras yang tercecer, tapi daripada dibawa lagi ke pangkalan udara, lebih baik di-drop dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," urainya.

Ia memastikan tidak akan ada lagi bantuan yang tercecer atau rusak karena disalurkan melalui udara. Tindakan pencegahannya, bantuan diletakkan dalam sebuah kotak dan menambahkan payung.

"Jadi, di barang itu dijatuhkan dari pesawat dalam bentuk boks-boks yang pakai baling. Jadi, saat ke tanah tidak hancur. Kemudian juga menggunakan payung udara, itu juga di-drop-nya lewat hercules," sebut Agus.

Untuk diketahui, beredar sejumlah video yang menampakkan bantuan bagi korban bencana Sumatra dilemparkan dari helikopter. Dalam video yang berbeda, tampak masyarakat yang menjadi korban bencana mengeluhkan bantuan yang hancur karena dilemparkan dari helikopter.

Masyarakat tampak mengambil beras dari bantuan yang berceceran di tanah. Mereka kemudian mengumpulkan beras itu di sebuah terpal. Ada pula video menampakkan seorang pria memperlihatkan kantong beras yang sudah robek karena disalurkan dengan cara dilempar.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Farida Susanty