Menuju konten utama

Panglima Beri Penghormatan kepada Jenazah Kopda Rico Pramudia

Penghormatan itu diberikan saat menerima kedatangan jenazah di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (28/4/2026).

Panglima Beri Penghormatan kepada Jenazah Kopda Rico Pramudia
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan) saat memberikan hormat kepada jenazah Kopda Anumerta Rico Pramudia di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (28/4/2026) ANTARA/Ho-Tangkapan layar unggahan akun instagram @91agussubiyanto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Panglima TNI Jenderal TNI, Agus Subiyanto, memberikan penghormatan kepada jenazah Kopda Anumerta Rico Pramudia. Rico dinyatakan gugur saat bertugas akibat ledakan artileri dari tank milik Israel di dekat kota Adchit Al Qusayr, Lebanon pada Minggu, 29 Maret 2026.

Penghormatan itu diberikan saat menerima kedatangan jenazah di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (28/4/2026).

Dalam foto yang diunggah akun resmi Agus Subiyanto @91agussubiyanto di Instagram, terlihat Agus memberikan hormat kepada peti jenazah Rico yang telah ditutupi bendera merah putih.

"Negara memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian almarhum yang telah melampaui panggilan tugas. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjuangan menjaga perdamaian dunia serta membawa nama baik Indonesia di mata internasional," kata Agus dalam keterangan foto yang diunggah di akun instagramnya, mengutip Antara, Rabu (29/4/2026).

Agus melanjutkan dirinya menghadiri penghormatan jenazah bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dia memastikan jasa dan perjuangan Rico akan selalu dikenang dan menjadi teladan untuk seluruh jajaran TNI.

"Selamat Jalan Patriot Kusuma Bangsa. Dedikasi, loyalitas, dan pengabdianmu akan menjadi teladan bagi seluruh prajurit TNI di mana pun bertugas dan berada," tutup dia.

Setelah diterima di Jakarta, jenazah akan diterbangkan ke Medan untuk diserahkan kepada keluarga. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan kapan proses pemakan akan dilakukan.

Sebelumnya, Kopda Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang mengalami luka akibat penyerangan di Lebanon.

"Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.

Aulia menjelaskan mereka mengalami luka setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan terkena serangan artileri pada Minggu (29/3).

Dalam kejadian itu, Kopda Rico Pramudia mengalami luka berat, sementara Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Selain itu, Praka Farizal Romadhon dinyatakan gugur dalam insiden tersebut setelah terkena serangan langsung di lokasi kejadian.

Rico yang mengalami luka berat sebelumnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit St. George di Beirut menggunakan helikopter untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga artikel terkait PASUKAN PERDAMAIAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama