Menuju konten utama

Ojol akan Demo Lagi Tuntut RUU Segera Disahkan & Menhub Diganti

Ada sejumlah isu yang jadi tuntutan aksi ojol pada 17 September 2025, salah satunya meminta Prabowo ganti menhub.

Ojol akan Demo Lagi Tuntut RUU Segera Disahkan & Menhub Diganti
Ratusan Pengemudi Ojol Mulai Padati Kawasan Patung Kuda Siang Ini. tirto.id/Naufal majid
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyampaikan, sedikitnya 2.000 pengemudi ojek online atau ojol bakal melangsungkan unjuk rasa di depan gedung DPR RI pekan depan, yakni pada Rabu (17/9/2025).

Igun menyatakan tuntutan utama ojol adalah mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi, karena diklaim sudah gagal berpihak kepada para ojol.

“Dudy Purwaghandi tidak kompeten menjadi menterinya Presiden Prabowo, Dudy dinilai lebih menjaga ekosistem pebisnis, menjaga hegemoni perusahaan-perusahaan aplikator dalam mencengkeram para pengemudi ojol,” kata Igun dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).

Selain tuntutan ganti Menhub, Garda ojol juga mendesak pembentukan RUU Transportasi Online segera dibahas.

Igun menyatakan aksi unjuk rasa ojol pekan depan juga mendesak agar Kapolri mengusut tuntas kematian Affan Kurniawan yang tewas dilindas Rantis Brimob saat terjadi kericuhan demonstrasi di Jakarta, 28 Agustus 2025.

Termasuk, kata dia, menuntut pengusutan kematian pengemudi ojol lain yang tewas dalam kericuhan demonstrasi Agustus 2025, yakni Rusdamdiyansah (26) di Makassar.

Tuntutan lama yang belum tercapai juga kembali di angkat massa ojol yakni menetapkan potongan aplikator 10 persen; regulasi tarif mengantar barang dan makanan; mengaudit potongan 5 persen hak ojol yang telah diambil oleh aplikator; serta menghapuskan regulasi dari aplikator yang merugikan ojol.

Igun mengklaim aksi demonstrasi Rabu pekan depan juga akan diikuti oleh mahasiswa, khususnya BEM UI. Menurut Igun, tuntutan utama mahasiswa adalah mendesak pemerintah memenuhi tuntutan 17+8 yang telah disampaikan masyarakat sipil.

“Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia bersama rekan-rekan mahasiswa BEM UI menilai bahwa pemerintahan saat ini sudah menyimpang jauh dari rasa keadilan," ujar Igun.

Baca juga artikel terkait DEMO OJOL atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Abdul Aziz