NMAX Mengaspal Jauh Hingga ke Rusia

Persaingan skutik bongsor NMAX
Seorang pria memotret motor sport matic terbaru yamaha nmax 150 saat peluncurannya di sirkuit sentul, Bogor, Jabar, Selasa (10/2). Motor sport matic yang diluncurkan pertama kali secara global di indonesia tersebut disokong mesin 150 cc injeksi berteknologi variable valvea actuation (vvt) dengan sistem pengereman abs. Antara foto/andika wahyu.
Oleh: Suhendra - 21 Oktober 2016
Dibaca Normal 2 menit
Perkembangan positif pasar skuter matik (skutik) tak hanya menggeliat di pasar domestik. Yamaha melalui NMAX mampu menularkan kesohoran motor skutik terbarunya hingga jauh ke belahan benua lainnya, termasuk pasar Eropa.
tirto.id - Skutik bongsor Yamaha NMAX tak hanya berhasil mencuri perhatian konsumen kurang dari dua tahun terakhir di Indonesia. NMAX juga mampu mencuri hati konsumen di pasar Eropa.

Sejak tahun lalu, NMAX buatan pabrik Yamaha Indonesia di Pulogadung, Jakarta Timur telah diekspor ke Eropa Barat. Awal tahun ini, Yamaha juga mengekspor NMAX ke Eropa Timur, khususnya Rusia. Di Negeri Beruang Merah ini, pemasaran NMAX dikelola oleh Yamaha Motor CIS (YMCIS) sebagai perwakilan Yamaha di Rusia. Bedanya, skutik bongsor Yamaha ini dipasarkan dengan nama NM-X berkapasitas mesin 125 cc.

Sedangkan di Indonesia Yamaha NMAX yang pertama kali muncul di Indonesia Februari 2015, menggendong mesin 155 cc. Skutik besar ini dibanderol Rp27,4 juta dengan sistem pengereman ABS. Yamaha melabel motor ini sebagai motor Ultimate Sports.

”Mereka memilih NM-X karena terlihat sangat modern dan riding jadi lebih mudah. Konsumen pun suka dengan bahan bakarnya yang irit,” jelas YMCIS seperti dikutip dari yamaha-motor.co.id.

Yamaha mengklaim, di Rusia motor skutik NM-X menjadi motor keseharian para pengguna motor-motor besar. Di Indonesia, pasar NMAX adalah para pengendara yang sebelumnya memakai motor sport.

Mencuri Hati

Di Tanah Air, skutik bongsor telah mencuri perhatian konsumen. Mereka rela menukar motor skutik kurusnya dengan yang bongsor. Tak sedikit pula pemilik motor sport berpindah ke lain hati, seperti yang terekam di beberapa iklan situs jual beli online.

Sekjen Bandung NMAX Community Asep Heryana, pernah mengatakan dari sekitar 800 anggota NMAX Community, tak sedikit yang sebelumnya memakai motor sport. Mereka beralih ke skutik bongsor ini karena beberapa alasan.

“Kalau dipakai touring nggak capek, kecepatan bagus dan stabil, kalau soal harga relatif. Performance lebih enak dari kompetitor, bodinya bagus. Orang bilang ini motor Ninja rasa matik. Kalau pakai motor sport capek,” kata Asep kepada tirto.id beberapa waktu lalu.

Keberhasilan NMAX mencuri hati konsumen dapat terlihat dari data-data penjualan di pasar domestik. Ini juga ditopang oleh adanya tren konsumen di Indonesia yang beralih dari motor bebek konvensional ke skutik.



Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat dari seluruh penjualan sepeda motor di 2015 sebanyak 6.480.155 unit, ada 4.877.725 unit atau 75 persennya merupakan penjualan skutik. Selama 2015, secara keseluruhan penjualan motor mengalami penurunan hingga 17,6 persen, justru penjualan skutik malah mengalami kenaikan hingga 8,4 persen.

Khusus Yamaha NMAX, telah mengalami peningkatan yang lebih fantastis sejak kali pertama diluncurkan Februari 2015. Waktu itu penjualannya hanya 1.916 unit, berselang dua bulan (April) nyaris tembus 2 kali lipat jadi 3.299 unit. Tak butuh waktu lama bagi NMAX memecahkan rekor penjualannya, pada Oktober 2015 tembus 15.199 unit. Padahal Yamaha memasang target penjualan NMAX di 2015 hanya 12.000 unit.

Kesuksesan ini berlanjut hingga 2016, total penjualan NMAX di pasar domestik Januari-Maret tembus 46.769 unit, sedangkan bila mencakup ekspor mencapai 57.849 unit. Selama 3 bulan di 2016, pangsa pasar NMAX mengambil 4,5 persen lebih total penjualan motor matik berbagai merek.

Total penjualan domestik NMAX periode Januari-Juli 2016 mencapai 133.360 unit. Di pasar domestik, penjualan NMAX makin berjaya dengan penjualan 24.236 unit pada Agustus atau meningkat 53 persen dari penjualan Juli 2016. Total penjualan NMAX selama delapan bulan 2016 sudah menembus 157.596 unit.

Selain pasar domestik, pasar ekspor NMAX juga sangat positif dengan mencatatkan ekspor hingga 24.240 unit, setara dengan 25 persen dari total ekspor Yamaha Januari-Juli 2016. Ekspor Juli NMAX tercatat 4.600 unit telah mengalami pertumbuhan 51 persen dibanding Juni 2016. Pada Agustus, diekspor skutik gembot ini terus naik jadi 4.960 unit atau meningkat 7,8 persen dibanding Juli.

“Permintaan NMAX khususnya di kawasan Eropa terus meningkat. Ke depan, kami akan coba menambah jumlah ekspor karena memang permintaannya juga tinggi. Selain permintaan domestik, kami akan penuhi permintaan pasar luar,” kata Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing seperti dikutip dari yamaha-motor.co.id.

Dari angka-angka di atas kertas, NMAX telah menunjukkan hal positif di pasar domestik maupun ekspor. Rahasia capaian gemilang ini mungkin terjawab dari hasil survei Indeks Kebahagian Berkendara (IKB) yang dilakukan Otomotifnet, skutik NMAX masuk dalam daftar IKB 2016. Survei yang mencakup 3.086 orang pada periode Januari - 29 Februari 2016, mengupas soal aspek kualitas fisik kendaraan, aspek kondisi fisik jalan, dan perilaku pengendara lain.

Apa yang dirasakan oleh konsumen di Indonesia bisa jadi juga dirasakan oleh konsumen NMAX di belahan bumi lainnya termasuk di Eropa seperti Rusia. Sebuah jawaban mengapa "si bongsor" ini mampu mencuri hati penggemarnya.

Baca juga artikel terkait NMAX atau tulisan menarik lainnya Suhendra
(tirto.id - Otomotif)

Reporter: Suhendra
Penulis: Suhendra
Editor: Nurul Qomariyah Pramisti
DarkLight