Menuju konten utama

Benarkah Nitrogen Ban Bikin BBM Lebih Irit? Ini Penjelasannya

Apa benar ban yang diisi nitrogen bikin konsumsi BBM lebih irit? Ini dia fakta ilmiah tentang nitrogen ban dan apa kaitannya dengan efisiensi bahan bakar.

Benarkah Nitrogen Ban Bikin BBM Lebih Irit? Ini Penjelasannya
Ilustrasi mengisi ban kendaraan. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Mengganti angin ban dengan nitrogen memang punya beberapa keunggulan. Katanya, dengan memakai nitrogen ban, efisiensi bahan bakar bisa lebih tinggi dan konsumsi BBM jadi lebih irit. Namun, benarkah sesederhana itu?

Ban menjadi elemen penting dalam sebuah kendaraan, baik itu mobil maupun motor. Ban juga merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan yang berperan besar terhadap performa, keselamatan, hingga kenyamanan berkendara.

Perawatan ban pun tidak bisa diabaikan. Tak hanya menjaga tekanan udaranya, tapi juga memperhatikan jenis gas yang dipilih untuk mengisinya. Perlu diketahui bahwa selain dengan angin biasa, ban juga dapat diisi dengan nitrogen, bukan angin hidrogen.

Nitrogen merupakan gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan sebenarnya selalu ada di sekeliling kita. Penggunaan nitrogen untuk ban motor maupun mobil juga didasari oleh alasan ilmiah, termasuk menawarkan sejumlah keunggulan dibanding angin biasa.

Di sisi lain, banyak yang meyakini bahwa salah satu keunggulan nitrogen ban motor adalah bisa membuat konsumsi BBM jadi lebih irit. Lalu, bagaimana kebenarannya? Apakah nitrogen memang bisa menghemat bahan bakar kendaraan?

Apa Itu Nitrogen Ban?

Ilustrasi Ban Motor

Ilustrasi Ban Motor. foto/istockphoto

Nitrogen ban adalah gas nitrogen dengan tingkat kemurnian tinggi yang digunakan untuk mengisi ban kendaraan. Sekilas, pengisian ban menggunakan nitrogen terdengar berbeda jauh dari pengisian dengan angin biasa.

Padahal, udara yang kita hirup sebenarnya tersusun sekitar 78% nitrogen, sekitar 21% oksigen, dan sisanya adalah gas lainnya. Jadi, mengisi ban kendaraan dengan angin biasa sebenarnya juga sudah mengandung nitrogen.

Lalu, apa bedanya ban yang diisi dengan nitrogen dan angin biasa? Pada ban nitrogen, gas yang dimasukkan adalah nitrogen dengan tingkat kemurnian yang mencapai lebih dari 95%, bahkan bisa sampai 99%.

Nitrogen sendiri termasuk gas yang tidak mudah bereaksi sehingga aman digunakan pada ban. Nitrogen juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan angin biasa, termasuk membuat ban jadi lebih awet dan tekanannya lebih stabil.

Kenapa Nitrogen Ban Sering Diklaim Bisa Menghemat BBM?

Ilustrasi mengisi ban kendaraan

Ilustrasi mengisi ban kendaraan. FOTO/iStockphoto

Mengisi nitrogen ban motor sering disebut-sebut lebih menguntungkan dibanding memakai angin biasa. Beberapa klaim yang paling sering didengar adalah nitrogen ban bisa membuat BBM lebih irit, membuat ban lebih awet, sekaligus menjaga tekanan ban tetap stabil.

Kenapa nitrogen diklaim membuat kendaraan lebih hemat BBM? Bisa jadi karena sudah banyak pengakuan dari pengguna nitrogen ban yang merasa kalau konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih rendah setelah mereka beralih ke nitrogen.

Tak sedikit pemilik kendaraan yang membagikan pengalaman tersebut di forum otomotif, media sosial, hingga akhirnya menyebar dari bengkel ke bengkel dan diketahui oleh lebih banyak orang.

Hal ini membuat masyarakat menyimpulkan bahwa nitrogen adalah penyebab utama kendaraan menjadi lebih hemat BBM. Meski nitrogen berkaitan efisiensi bahan bakar, hubungan keduanya sebenarnya jauh lebih kompleks.

Nitrogen Bikin Ban Lebih Awet dan Tekanan Ban Stabil

Bicara tentang angin biasa vs nitrogen, klaim lain yang juga sering terdengar adalah ban yang diisi nitrogen jadi lebih awet dan tekanannya lebih stabil ketimbang ban berisi udara biasa.

Saat ban diisi angin biasa, di dalamnya juga terkandung oksigen yang membawa kelembapan. Kelembapan ini justru bisa menurunkan kualitas bagian dalam ban seiring waktu.

Hal ini dijelaskan dalam jurnal bertajuk Rubber Aging in Tires. Part 2: Accelerated Oven Aging Tests. Studi ini mengungkap bahwa bagian dalam ban bisa lapuk dan kehilangan kekuatan strukturnya akibat oksigen dari udara yang diisikan ke dalam ban.

Hal ini terjadi karena adanya proses oksidasi dan jenis gas pengisi ban bisa memengaruhi laju oksidasi tersebut. Dengan kandungan oksigen yang lebih rendah, nitrogen berpotensi memperlambat proses penuaan material karet dalam ban.

Di sisi lain, manfaat angin nitrogen untuk ban motor adalah membuat tekanannya lebih stabil dan tidak mudah kempis. Hal ini terjadi karena molekul nitrogen lebih besar daripada molekul oksigen sehingga oksigen lebih mudah keluar melalui pori-pori mikroskopis karet ban.

Akibatnya, ban yang diisi angin biasa (yang mengandung lebih banyak oksigen) bisa mengalami penurunan tekanan lebih cepat dibanding ban yang diisi nitrogen. Inilah sebabnya ban yang diisi nitrogen cenderung memiliki tekanan ban yang lebih stabil dibanding ban dengan angin biasa.

Penjelasan Sains: Yang Membuat BBM Lebih Irit Adalah Tekanan Ban, Bukan Nitrogen

Ilustrasi mengisi ban kendaraan

Ilustrasi mengisi ban kendaraan. FOTO/iStockphoto

Nitrogen memiliki hubungan tidak langsung dengan efisiensi bahan bakar. Klaim bahwa nitrogen bisa membuat kendaraan lebih hemat BBM sebenarnya memiliki kaitan erat dengan tekanan ban.

Untuk lebih memahami bagaimana peran nitrogen dan kenapa gas yang satu ini dituding bisa menghemat BBM, kita juga perlu memahami kaitannya dengan rolling resistance.

Dilansir dari sitsu Bridgestone Tires, rolling resistance atau hambatan gulir adalah gaya yang membuat ban memerlukan tambahan energi agar tetap berputar saat kendaraan melaju di jalan.

Hambatan ini muncul karena ban terus mengalami perubahan bentuk ketika menyentuh permukaan jalan. Ketika ban berputar, bagian karet yang menyentuh jalan akan memipih karena menahan beban kendaraan lalu kembali ke bentuk semula.

Supaya motor/mobil bisa terus melaju dengan stabil, mesin harus bekerja lebih keras untuk memastikan ban tetap menggelinding di permukaan jalan. Semakin besar rolling resistance, semakin besar energi yang dibutuhkan sehingga otomatis meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Secara sederhana, hubungan antara tekanan ban, rolling resistance, dan konsumsi BBM dapat dijelaskan melalui alur berikut:

Tekanan ban turun > ban mengalami deformasi saat berputar (tertekan lalu kembali ke bentuk semula) >rolling resistance meningkat > mesin kendaraan bekerja lebih keras > konsumsi BBM meningkat.

Hal ini juga telah dibuktikan melalui berbagai studi, salah satunya jurnal Influence of Inflation Pressure of a Tire on Rolling Resistance and Fuel Consumption.

Studi tersebut menyimpulkan bahwa tekanan angin ban merupakan salah satu faktor yang memengaruhi rolling resistance. Dengan meningkatkan tekanan ban dalam rentang yang tepat dan sesuai rekomendasi pabrikan, maka rolling resistance bisa diminimalkan dan konsumsi BBM juga bisa lebih hemat.

Kenapa Nitrogen Bisa Menjaga Tekanan Ban Lebih Stabil?

Ilustrasi ban motor

Ilustrasi ban motor. FOTO/iStockphoto

Salah satu alasan banyak pemilik kendaraan memilih nitrogen adalah karena gas ini mampu membantu menjaga tekanan ban lebih stabil dibanding angin biasa. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Nitrogen untuk pengisian ban umumnya memiliki tingkat kemurnian sekitar 95–99% sehingga kandungan oksigen dan uap airnya jauh lebih sedikit dibanding udara biasa yang dipompa menggunakan kompresor.

Kandungan uap air yang rendah membuat kondisi di dalam ban lebih kering. Hal ini membantu mengurangi perubahan tekanan yang dapat dipicu oleh penguapan saat suhu berubah.

Alhasil, tekanan ban yang diisi nitrogen cenderung lebih stabil dan penurunan tekanan ban juga relatif lebih lambat ketimbang ban yang diisi udara biasa.

Apa Kaitannya dengan Efisiensi BBM?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, efisiensi bahan bakar berhubungan langsung dengan tekanan ban. Tekanan ban yang optimal akan membantu mengurangi rolling resistance sehingga mesin tidak perlu bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan.

Menurut jurnal Effect of Inflation Pressure on Tire Rolling Resistance and Vehicle Fuel Economy, tekanan ban merupakan faktor penting yang memengaruhi rolling resistance. Menjaga tekanan angin juga berdampak langsung pada penghematan bahan bakar.

Lalu, apa peran nitrogen dalam hal ini? Nitrogen dapat memberikan manfaat secara tidak langsung dengan membantu mempertahankan tekanan ban agar tetap berada pada kisaran yang direkomendasikan.

Selama tekanan ban tetap optimal, rolling resistance dapat ditekan sehingga konsumsi bahan bakar juga lebih efisien. Namun, bagaimana pun juga ban berisi nitrogen tetap akan kehilangan tekanan seiring waktu walau laju penurunannya relatif lebih lambat dibanding ban berisi angin biasa.

Oleh karena itu, penggunaan nitrogen bukan berarti pemilik kendaraan tidak perlu lagi memeriksa tekanan ban. Pemeriksaan secara berkala tetap diperlukan agar tekanan ban selalu sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Jadi, Apakah Nitrogen Ban Membuat BBM Lebih Irit?

bengkel motor

Ilustrasi ban motor. foto/istockphoto

Jawabannya adalah ya, tapi tidak secara langsung. Nitrogen bukanlah gas yang secara ajaib membuat mesin bekerja lebih hemat atau menghasilkan tenaga lebih besar.

Jika ada pengaruh terhadap konsumsi BBM, hal itu terjadi karena nitrogen membantu menjaga tekanan ban tetap stabil lebih lama. Tekanan ban yang stabil inilah yang nantinya meminimalkan deformasi dan menurunkan rolling resistance.

Akibatnya, mesin tidak perlu mengeluarkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan. Mobil atau motor hanya butuh energi yang lebih kecil untuk bergerak dan tidak menguras BBM lebih banyak.

Meski demikian, untuk penggunaan kendaraan sehari-hari, kebiasaan memeriksa tekanan ban secara rutin jauh lebih penting daripada memilih antara nitrogen atau udara biasa.

Ban yang diisi udara biasa, tapi tekanannya selalu dijaga, juga dapat memberikan efisiensi bahan bakar yang baik. Sebaliknya, ban berisi nitrogen yang tidak pernah diperiksa dan dibiarkan kekurangan tekanan tetap akan membuat konsumsi BBM lebih boros.

Temukan berbagai tips, rekomendasi, info spesifikasi, hingga berita terkini seputar dunia otomotif melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:

Kumpulan Artikel Otomotif

Baca juga artikel terkait OTOMOTIF atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Gearbox
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani