tirto.id - Partai Nasdem menggelar agenda buka bersama di hari pertama pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan di Kantor DPP Nasdem pada Kamis (19/2/2026). Dalam agenda tersebut, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengundang sejumlah elite politik seperti Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla; Ketua DPR RI, Puan Maharani; Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad; Menko Pangan, Zulkifli Hasan; hingga Anies Baswedan.
Dalam pidato sambutannya, Surya Paloh menyampaikan bahwa agenda buka bersama tersebut murni sebagai bentuk silaturahmi. Dia menyampaikan harapannya agar hubungan dengan para politisi lintas partai, termasuk Anies Baswedan, tetap terjalin baik.
"Berbuka puasa pada saat hari ini tentu kita bersama-sama sepakat, bisa memberikan makna tersendiri, agar hubungan silaturahmi yang telah ada selama ini, yang tetap terjaga sedemikian rupa, bisa dapat mampu kita pertahankan, bahkan diperkuat dengan kehadiran kita bersama untuk memperkuat tali silaturahmi itu sendiri," kata Surya Paloh dalam pidato sambutannya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Saan Mustopa, menerangkan acara tersebut bebas dari pembicaraan terkait kepentingan politik. Menurutnya, para tamu yang hadir memiliki kepentingan yang sama, yaitu memperjuangkan pemerintahan Presiden Prabowo selama lima tahun mendatang.
"Tadi, ada komunikasi biasa. Komunikasi yang konteksnya sama ya. Kita ini semua ada dalam konteks bersama dengan pemerintah. Karena konteksnya semua bersama dengan pemerintah, maka semua kita berpikir bagaimana ke depan ini pemerintahan ini bisa dibantu untuk bisa sukses, berhasil, dan apa yang menjadi program-program dan kebijakan-kebijakan Presiden Prabowo itu bisa sukses dan berhasil," kata Saan.
Saat disinggung terkait apakah Partai Nasdem sudah memutuskan komitmen dukungan untuk Prabowo di periode kepresidenan berikutnya, Saan enggan berkomentar. Dia menjelaskan bahwa partainya masih fokus untuk mendukung Prabowo di periode pertama pemerintahannya termasuk mengawal segala kebijakan, seperti makan bergizi gratis hingga swasembada pangan.
"Kami masih konteksnya pembicaraan bagaimana pemerintahan ini kami bantu secara bersama-sama. Ya sampai sejauh ini, Nasdem dalam hal ini konteks pemerintah, kami tetap berkomitmen ada dalam barisan pemerintahan. Kami ada dalam bagian koalisi dan kami terus tetap berkomitmen agar bagaimana kebijakan-kebijakan dan program-program prioritas dan strategis nasional ini bisa berjalan secara sukses," terangnya.
Saan menghormati keputusan partai lain, seperti Golkar, yang telah mengumumkan komitmen mereka untuk mendukung dan menjadi bagian pemerintahan Prabowo di periode kepemimpinan mendatang.
"Ya enggak apa-apa. Kalau Nasdem, sekali lagi, ada dalam barisan pemerintahan Pak Prabowo dan terus berkomitmen agar program ini berjalan dengan sukses dan berhasil," ungkapnya.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































