tirto.id - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyatakan Indonesia bakal swasembada pangan dalam waktu 30-40 hari ke depan.
"Kalau tidak ada aral melintang, 30 hari lebih, 40 hari ke depan, Indonesia swasembada pangan," ucap Amran usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).
Menurut Amran, Prabowo sebenarnya menargetkan swasembada pangan dalam waktu empat tahun. Akan tetapi, Amran menyatakan Kementerian Pertanian (Kementan) mampu mencapai swasembada pangan dalam waktu satu tahun sejak Prabowo dilantik.
Amran menyebutkan, percepatan realisasi swasembada pangan terjadi berkat beberapa hal seperti bantuan regulasi serta anggaran yang memadai.
"Ini adalah dari target empat tahun, tapi kita capai Insyaallah satu tahun," tuturnya.
"Berkat dukungan penuh dari segi regulasi, kemudian pembiayaan, alhamdulillah kita bisa capai [swasembada pangan] dalam waktu singkat,” sambung Amran.
Sebelumnya, Amran mengklaim pemerintah pusat tidak akan mengimpor beras pada 2-3 bulan ke depan. Hal ini ia nyatakan usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (9/10/2025).
Menurut Amran, penghentian impor itu dilakukan karena pemerintah bakal mencapai swasembada beras dalam waktu dekat. Swasembada itu dicapai dari yang semula Prabowo menargetkan swasembada beras terjadi pada empat tahun usai 2024.
"Dua bulan ke depan, kurang lebih tiga bulan Insyaallah Indonesia tidak impor lagi, mudah-mudahan tidak ada iklim ekstrem, kita swasembada," ucapnya di Istana Negara, Kamis.
Amran menyebutkan, berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras mencapai 33,1 juta ton hingga Kamis ini. Sementara itu, target produksi beras mencapai 34 juta ton hingga akhir 2025.
Sementara itu, kata Amran, produksi beras selama 2024 mencapai 30 juta ton. Dengan demikian, berdasar data tersebut, terjadi peningkatan produksi beras pada 2025 dibanding tahun lalu.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































