tirto.id - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, mengatakan, kegiatan matrikulasi siswa sekolah rakyat dijadwalkan akan dimulai pada 14 Juli 2025.
"Insyaallah tanggal 14 [Juli], sesuai arahan Presiden [Prabowo Subianto], kita mulai dulu matrikulasi, masa orientasi siswa dan guru," ucapnya saat meninjau sekolah rakyat di Sentra Handayani, Jakarta Timur, Minggu (29/6/2025).
Dalam kesempatan itu, ia berharap Presiden Prabowo dapat langsung meresmikan sekolah rakyat. Di satu sisi, perencanaan pembangunan sekolah rakyat telah dilakukan sejak Februari 2025.
Gus Ipul berujar, setelah membahas perencanaan, Kementerian Sosial menggaet Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mendirikan sekolah rakyat. Kementerian PU lantas mendirikan sekolah rakyat mulai Mei 2025.
"Nah, dalam rangka menyelesaikan rencana itu, beliau [Menteri PU Dody Hanggodo] mengerahkan banyak sekali tim yang kemudian kerjanya 24 jam. Jadi, kerjanya itu 24 jam, di sini ada 100 lebih pekerja yang bekerja selama 24 jam," urai dia.
Gus Ipul menuturkan, sekolah rakyat di Sentra Handayani memiliki luas 1,2 hektare. Total akan ada 74 murid laki-laki dan perempuan yang menempuh pendidikan di sekolah rakyat.
Gus Ipul meyakini para calon murid akan menikmati suasana pembelajaran di sekolah rakyat. Sebab, sekolah itu dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lapangan olahraga hingga asrama murid.
Di satu sisi, Kemensos berupaya membantu para orangtua yang anaknya bersekolah di sekolah rakyat. Dalam kesempatan itu, Gus Ipul belum mengungkapkan contoh bantuan tersebut.
Akan tetapi, ia menyatakan pemerintah pusat siap berkolaborasi dengan masyarakat.
"Ada optimalisasi sekolah rakyat. Jadi anaknya sekolah, orangtuanya kita berdayakan, kita diskusi kira-kira usaha apa yang bapak ibu sekalian itu kira-kira terbantu dengan program," ujar Gus Ipul.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































