Menuju konten utama

Menkeu Purbaya Tunggu Restu Prabowo soal Anggaran Gempa NTT

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menunggu restu Presiden Prabowo untuk tambah anggaran gempa NTT. Dana dipastikan aman dan tidak mengancam APBN 2026.

Menkeu Purbaya Tunggu Restu Prabowo soal Anggaran Gempa NTT
Warga berjalan di dekat bangunan Masjid Al-Istiqomah Ronting yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026, dengan sekitar 7.480 rumah dan lebih dari 40 tempat ibadah tercatat mengalami kerusakan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku masih menunggu restu Presiden Prabowo Subianto sebelum menambah anggaran yang khusus ditujukan untuk penanganan dampak gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bendahara Negara itu tidak merinci berapa banyak anggaran yang akan digelontorkan untuk para korban gempa setelah sebelumnya rampung dihitung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Namun, dia memastikan tambahan anggaran yang disodorkan Tito kepada Purbaya tersebut masih berada di batas aman. Sehingga, dijamin tidak akan mengancam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

“Nanti untuk bencana, Pak Menteri Dalam Negeri sudah menghitung dan mengajukan ke kami, menunggu setujuan dari Setneg (Kementerian Sekretariat Negara) dan Presiden seperti apa. Tapi, uangnya jumlahnya masih manageable, jadi tidak mengancam anggaran kami,” tegasnya kepada awak media, usai rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).

Pada kesempatan itu, Purbaya juga menjelaskan bahwa dana senilai Rp44 miliar yang dimintanya digunakan terlebih dulu oleh pemerintah daerah (Pemda) NTT untuk menangani dampak gempa bukanlah anggaran baru. Dana tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat yang dikucurkan kepada daerah pada awal Agustus 2026 atas petunjuk Prabowo.

“Nggak salah Pak, Masya Allah, saya tambah uang Rp44 miliar itu kan, itu tuh sudah Rp44 miliar jumlah yang kita kirim awal Agustus untuk bantuan pemerintah pusat ke daerah atas petunjuk Bapak Presiden,” jelas dia.

Klarifikasi itu dilakukan karena banyak pihak yang mengira bahwa dana Rp44 miliar merupakan transfer khusus yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemda NTT untuk menangani dampak gempa.

“Jadi, yang dibilang bupati sana hanya punya sekian ratus juta, rupanya dia kemungkinan besar lupa menghitung yang transfer yang baru itu. Jadi bukan transfer baru untuk bencana,” tukas Purbaya.

Baca juga artikel terkait GEMPA NTT atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah