tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku masih menunggu restu Presiden Prabowo Subianto sebelum menambah anggaran yang khusus ditujukan untuk penanganan dampak gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bendahara Negara itu tidak merinci berapa banyak anggaran yang akan digelontorkan untuk para korban gempa setelah sebelumnya rampung dihitung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
Namun, dia memastikan tambahan anggaran yang disodorkan Tito kepada Purbaya tersebut masih berada di batas aman. Sehingga, dijamin tidak akan mengancam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
“Nanti untuk bencana, Pak Menteri Dalam Negeri sudah menghitung dan mengajukan ke kami, menunggu setujuan dari Setneg (Kementerian Sekretariat Negara) dan Presiden seperti apa. Tapi, uangnya jumlahnya masih manageable, jadi tidak mengancam anggaran kami,” tegasnya kepada awak media, usai rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).
Pada kesempatan itu, Purbaya juga menjelaskan bahwa dana senilai Rp44 miliar yang dimintanya digunakan terlebih dulu oleh pemerintah daerah (Pemda) NTT untuk menangani dampak gempa bukanlah anggaran baru. Dana tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat yang dikucurkan kepada daerah pada awal Agustus 2026 atas petunjuk Prabowo.
“Nggak salah Pak, Masya Allah, saya tambah uang Rp44 miliar itu kan, itu tuh sudah Rp44 miliar jumlah yang kita kirim awal Agustus untuk bantuan pemerintah pusat ke daerah atas petunjuk Bapak Presiden,” jelas dia.
Klarifikasi itu dilakukan karena banyak pihak yang mengira bahwa dana Rp44 miliar merupakan transfer khusus yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemda NTT untuk menangani dampak gempa.
“Jadi, yang dibilang bupati sana hanya punya sekian ratus juta, rupanya dia kemungkinan besar lupa menghitung yang transfer yang baru itu. Jadi bukan transfer baru untuk bencana,” tukas Purbaya.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id






































