Menuju konten utama

Mengapa Malaysia Open 2026 Tidak Disiarkan TVRI? Simak Alasannya

Alasan badminton Malaysia Open 2026 tidak disiarkan TVRI pada 6-11 Januari 2026, benarkah karena masalah hak siar yang sudah habis?

Mengapa Malaysia Open 2026 Tidak Disiarkan TVRI? Simak Alasannya
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengembalikan kok ke arah tunggal putra Hong Kong Lee Cheuk Yiu pada babak 16 besar Kapal Api Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/bar

tirto.id - Badminton Malaysia Open 2026 yang berstatus turnamen BWF World Tour Super 1000 tidak disiarkan langsung oleh TVRI. Alasannya, TVRI sudah tidak lagi memiliki hak siar untuk menayangkan turnamen di bawah naungan BWF.

Pada 2025, TVRI membeli hak siar BWF World Tour dengan nilai kontrak yang tidak disebutkan. TVRI kala itu memiliki hak untuk menayangkan rangkaian turnamen BWF dari kelas Super 300 sampai Super 1000.

Akan tetapi, di tahun 2026 kontrak TVRI dengan BWF tidak diperpanjang. Setidaknya, hingga artikel ini ditulis belum ada pengumuman resmi turnamen BWF World Tour seperti Malaysia Open 2026 bakal tayang di TVRI.

Alasan utama TVRI belum bisa menayangkan Malaysia Open 2026 adalah terkait hak siar. Pasalnya, kerjasama TVRI dengan BWF untuk menayangkan siaran langsung badminton free to air hanya berlaku hingga Desember 2025.

Kendati begitu, rangkaian turnamen BWF World Tour 2026 masih bisa ditonton melalui live streaming berbayar di Vidio. Tayangan badminton Malaysia Open 2026 dapat diakses dengan berlangganan paket Vidio Platinum+ atau Vidio Ultimate.

Pada edisi 2025, kontingen Indonesia tampil buruk di Malaysia Open. Pasalnya, tidak ada satu pun wakil merah putih yang berhasil melaju ke final, apalagi juara. Bahkan, wakil Indonesia sudah habis di babak semifinal.

Oleh sebab itu, di tahun 2026 kontingen Indonesia diharapkan tampil lebih baik di Malaysia Open 2026. Jonatan Christie yang sempat menjuarai Korea Open dan Denmark Open diharapkan memulai tahun 2026 dengan baik.

Nomor ganda putra masih menjadi andalan Indonesia di Malaysia Open 2026. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman/Muhammad Reza Pahlevi dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin bakal jadi tumpuan untuk meraih gelar.

Sementara sektor lainnya misalnya Putri Kusuma Wardani di nomor tunggal putri diharapkan tampil maksimal. Putri KW yang lolos ke BWF World Tour Finals 2025 diharapkan tampil lebih bagus lagi di tahun 2026.

Malaysia Open 2026 pun bakal menjadi ujian pertama Putri KW untuk bersaing dengan tunggal putri terbaik dunia. Ada An Se-young (Korea Selatan), Akane Yamaguchi (Jepang), Wang Zhi Yi (Cina), serta pemain lainnya.

Sayangnya, rangkaian pertandingan badminton Malaysia Open 2026 tidak disiarkan langsung TVRI karena terkendala hak siar. TVRI belum memperpanjang kontrak kerjasama dengan BWF untuk menayangkan rangkaian turnamen BWF World Tour 2026 secara free to air.

Sementara itu, untuk tayangan live streaming Malaysia Open 2026 dapat ditonton melalui Vidio. Hal ini dikarenakan EMTEK Group memiliki lisensi untuk menayangkan pertandingan BWF World Tour secara berbayar.

Tidak menutup kemungkinan EMTEK Group bakal menayangkan Malaysia Open 2026 di salah satu stasiun TV milik grup mereka. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait siaran free to air Malaysia Open 2026.

Baca juga artikel terkait MALAYSIA OPEN atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Badminton
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Iswara N Raditya