Menuju konten utama

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT ke-81 RI, Istana: Wujud Demokrasi

Prasetyo Hadi menegaskan langkah ini diambil untuk memberikan ruang bagi rakyat dalam mengambil bagian pada perayaan nasional tersebut.

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT ke-81 RI, Istana: Wujud Demokrasi
Mensesneg Prasetyo Hadi bermain catur disela berbincang dengan wartawan di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2025). Mensesneg mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah meneken surat pemberhentian Wamen Imipas Silmy Karim usai terjerat kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan keterlibatan masyarakat dalam memilih logo HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai wujud nyata dari semangat demokrasi.

Menurutnya, partisipasi publik ini memungkinkan masyarakat untuk tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga berkontribusi dalam menentukan identitas visual yang merepresentasikan semangat kemerdekaan.

Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Negara Peringatan HUT ke-81 RI, menegaskan langkah ini diambil untuk memberikan ruang bagi rakyat dalam mengambil bagian pada perayaan nasional tersebut.

“Pemilihan logo HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan. Keterlibatan ini mencerminkan semangat demokrasi, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap simbol-simbol kebangsaan kita,” kata Mensesneg dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan setiap suara dan masukan masyarakat adalah bagian penting dalam menentukan desain yang mampu menggambarkan cita-cita serta optimisme bangsa.

Pemerintah sengaja melibatkan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan kolaborasi nasional yang inklusif.

“Peringatan HUT Republik Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, kami melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum, agar proses pemilihan logo ini menjadi ruang kolaborasi nasional yang memperkuat rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air,” lanjutnya.

Mensesneg berharap logo yang terpilih nantinya tidak hanya sekadar identitas visual, melainkan menjadi simbol persatuan.

Logo tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diperjuangkan dan dijaga oleh seluruh elemen rakyat.

“Melalui semangat kebersamaan inilah, kita ingin memastikan bahwa setiap peringatan kemerdekaan bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat tekad bersama untuk terus melanjutkan perjuangan menuju Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait HUT RI atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama