Manfaat Vitamin E Selain untuk Kulit, Efek Samping & Dosis Maksimal

Oleh: Endah Murniaseh - 26 Juli 2021
Dibaca Normal 1 menit
Selain menyehatkan kulit, ada sejumlah manfaat Vitamin E lainnya bagi tubuh. Di sisi lain, terdapat sejumlah efek samping konsumsi vitamin ini.
tirto.id - Vitamin E adalah jenis vitamin yang larut dalam lemak dan biasa ditemukan dalam minyak sayur, sereal, daging, unggas, telur, buah, sayur, dan minyak gandum. Vitamin E dikenal luas bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, masih banyak manfaat Vitamin E lainnya untuk tubuh.

Vitamin E merupakan nutrisi yang penting untuk penglihatan, reproduksi, serta kesehatan darah, otak, hingga kulit. Vitamin ini memiliki sifat sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh manusia dari efek radikal bebas. Selama ini, diketahui efek radikal bebas dapat memicu penyakit jantung, kanker, dan sejumlah penyakit berbahaya lainnya. Vitamin E berperan sebagai antioksidan yang akan memperlambat proses kerusakan pada sel.

The American Heart Association, sebagaimana dilansir laman WebMD, menyarankan bahwa untuk mendapatkan suplai antioksidan, termasuk Vitamin E, bisa dengan konsumsi berbagai jenis buah-buahan, sayuran dan dan biji-bijian.

Sementara Vitamin E asetat yang biasa terkandung dalam produk-produk Vape sebaiknya dihindari karena bisa memicu infeksi paru yang serius.

Sedangkan untuk konsumsi suplemen Vitamin E, dosis maksimal bagi orang-orang dewasa ialah 15 miligram per hari. Apabila vitamin E dikonsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan nyeri saraf atau neuropati.

Sejumlah efek samping dari konsumsi Vitamin E yang melebihi dosis normal dalam jangka waktu yang lama adalah sebagai berikut:

  • Mual
  • Diare
  • Kram usus
  • Kelelahan
  • Kelemahan
  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Ruam
  • Disfungsi kelenjar gonad (penghasil hormon seks)
  • Peningkatan konsentrasi kreatin dalam urin (kreatinuria).


Sejumlah Hasil Riset terkait Efek Konsumsi Vitamin E

Vitamin E juga diketahui efektif membantu pengobatan sejumlah jenis penyakit. Di sisi lain, orang yang kekurangan konsumsi Vitamin E dalam kadar akut bisa mengalami gejalan Ataksia, kelainan berupa gangguan koordinasi otot yang terjadi karena masalah kerusakan saraf tertentu di otak.

Dikutip dari laman Mayo Clinic, terdapat penelitian yang menunjukkan efek penggunaan vitamin E pada beberapa penyakit.

1. Alzheimer

Beberapa riset menunjukkan bahwa asupan Vitamin E dosis tinggi bisa menunda perkembangan penyakit Alzheimer ringan hingga sedang. Namun, asupan vitamin E melalui suplemen nampaknya tidak berpengaruh pada orang dengan gangguan Alzheimer ringan.

2. Penyakit Hati

Sudah ada penelitian yang menunjukkan bahwa vitamin E dapat memperbaiki gejala penyakit hati. Namun, terdapat bukti lain yang menunjukkan bahwa konsumsi vitamin E secara oral bisa memicu resistensi insulin meskipun meredakan penyakit hati selama dua tahun.

3. Kanker Prostat

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin E dan selenium tidak dapat mencegah kanker prostat.


Baca juga artikel terkait VITAMIN atau tulisan menarik lainnya Endah Murniaseh
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Endah Murniaseh
Penulis: Endah Murniaseh
Editor: Addi M Idhom
DarkLight