Menuju konten utama

Makanan Jemaah Haji saat Armuzna akan Diekspor dari Indonesia

Makanan RTE yang diekspor dari Indonesia sekitar 3 jutaan paket dan harga per paketnya 13 riyal Arab Saudi.

Makanan Jemaah Haji saat Armuzna akan Diekspor dari Indonesia
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, saat ditemui di sela-sela Diklat PPIH Arab Saudi 2026, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (27/1/2026).Tim MCH 2026/Abdul Aziz

tirto.id - Jemaah haji Indonesia selama pelaksanaan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) akan mendapatkan makanan cepat saji atau ready to eat (RTE). Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan mengekspor makanan RTE ini dari Tanah Air.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi (PEE) Kementerian Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, di sela-sela pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (Diklat PPIH) 2026, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (27/1/2026).

"Sudah kami lakukan, para supplier penyediannya ini 10 perusahaan di RTE, 10 perusahaan di bumbu," kata Jaenal.

Menurut Jaenal, makanan RTE tahun ini yang diekspor dari Indonesia sekitar 3 jutaan paket dan harga per paketnya 13 riyal Arab Saudi. Nanti, makanan cepat saji ini akan menjadi konsumsi saat jemaah haji di Armuzna.

"Ini yang harapannya bisa menjadi kesempatan untuk bisa dirasakan oleh masyarakat pelaku usaha mikro, kecil, menengah di Indonesia," kata Jaenal menambahkan.

Selain RTE, kata Jaenal, Indonesia tahun ini juga mengekspor sekitar 22 jenis bumbu untuk kebutuhan konsumsi jemaah haji.

"Bumbu di tahun ini sekitar 400 sekian ton, 400 ton lebihlah ya," kata Jaenal.

Menurut Jaenal, para supplier makanan dan bumbu untuk jemaah haji memiliki kualifikasi untuk melakukan ekspor ke Arab Saudi dari SFDA, otoritas BPOM-nya Saudi.

"Lalu, kami adakan test food dan cita rasanya sudah Indonesia semua," kata dia.

Pada musim haji 1447 H/2026 M, Pemerintah Indonesia mendapatkan total kuota haji sebanyak 221.000 jemaah. Jumlah ini sesuai regulasi yang berlaku dan dibagi untuk dua kategori jemaah haji, yaitu haji reguler sebanyak 203.320 jemaah dan 17.680 haji reguler.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Fadrik Aziz Firdausi