Menuju konten utama

Lokasi Demo Buruh Jakarta dan Bandung Hari Ini 29 Desember 2025

Update lokasi dan jadwal demo buruh hari ini, 29 Desember 2025, di Jakarta dan Bandung. Simak titik kumpul, waktu aksi, dan tuntutan buruh lengkap.

Lokasi Demo Buruh Jakarta dan Bandung Hari Ini 29 Desember 2025
Ilustrasi Demonstrasi. foto/istockphoto

tirto.id - Gelombang aksi demo buruh akan kembali digelar menjelang akhir tahun 2025. Sekitar 20 ribu pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Federasi Serikat Pekerja (FSP) ASPEK Indonesia dijadwalkan turun ke jalan pada 29 dan 30 Desember 2025 di Jakarta dan Bandung. Di mana tepatnya lokasi demo hari ini?

Aksi demo tersebut akan digelar di dua pusat pemerintahan, yakni kawasan Istana Negara di Jakarta dan Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat.

Mobilisasi massa ini menjadi respons atas keputusan pemerintah daerah terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektor Provinsi (UMSP) tahun 2026 yang dinilai belum berpihak pada kesejahteraan buruh.

Lokasi Demo Buruh Jakarta dan Bandung Hari Ini 29 Desember 2025

Pada hari pertama aksi, Senin (29/12), buruh di DKI Jakarta akan memusatkan konsentrasi massa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, sebelum bergerak menuju Istana Negara.

Aksi tersebut direncanakan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dengan estimasi ratusan hingga ribuan peserta.

  • Hari/Tanggal: Senin, 29 Desember 2025
  • Pukul: 10.00 WIB
  • Titik Aksi: Istana Negara, Jalan Veteran No. 17, Jakarta Pusat
  • Titik Kumpul: kawasan Patung Kuda Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat
Aksi ini disebut sebagai upaya menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah pusat agar kebijakan pengupahan dievaluasi secara menyeluruh.

Berdasarkan informasi dari Instagram @kspi_citu, aksi unjuk rasa buruh juga akan digelar di Bandung pada Selasa (30/12). Aksi ini akan melibatkan buruh di Jawa Barat yang memusatkan demonstrasi di Gedung Sate, Bandung.

Massa menuntut agar Upah Minimum Sektor Kabupaten/Kota (UMSK) dikembalikan sesuai rekomendasi resmi daerah. Buruh menilai kebijakan penghapusan atau penyesuaian UMSK telah menggerus perlindungan upah sektoral yang selama ini menjadi penopang kesejahteraan pekerja di wilayah industri.

Daftar Tuntutan Demo Buruh Hari Ini 29 Desember 2025

Presiden FSP ASPEK Indonesia Abdul Gofur menegaskan bahwa aksi dua hari tersebut bukan sekadar bentuk seremonial, melainkan ekspresi kekecewaan mendalam terhadap kebijakan upah yang dinilai mengorbankan buruh.

Ia menyoroti ketimpangan pengupahan antara Jakarta dan daerah penyangga yang dinilai tidak logis, mengingat Jakarta memiliki biaya hidup tertinggi di Indonesia. Selain itu, kenaikan upah yang ditetapkan untuk 2026 dinilai tidak memberikan efek riil karena telah tergerus inflasi serta lonjakan harga kebutuhan pokok.

"Adalah sebuah ketimpangan yang tidak masuk akal ketika UMP Jakarta justru lebih rendah dibandingkan UMK di daerah penyangga seperti Kota Bekasi yang berada di kisaran Rp5,99 juta," ujarnya dikutip Antara (28/12).

Dalam tuntutannya, buruh mendesak pemerintah pusat agar mengambil peran aktif dengan menginstruksikan kepala daerah melakukan revisi kebijakan pengupahan. Khusus untuk Jakarta, buruh menuntut agar UMP 2026 ditetapkan pada angka minimal Rp6 juta sebagai batas bawah yang dinilai lebih mendekati kebutuhan hidup pekerja.

Berikut daftar tuntutan demo buruh di Jakarta hari ini:

1. Merevisi Keputusan Gubernur terkait UMP 2026

Buruh meminta agar penetapan UMP 2026 ditinjau ulang karena dinilai belum sesuai dengan kebutuhan hidup layak dan kondisi ekonomi riil di Jakarta.

2. Menetapkan UMP Jakarta minimal Rp6.000.000

Angka Rp6 juta dianggap sebagai batas minimum yang lebih realistis untuk menyesuaikan tingginya biaya hidup di ibu kota.

3. Mengembalikan martabat dan kesejahteraan pekerja

Buruh menuntut kebijakan upah yang lebih adil sebagai bentuk pengakuan atas peran pekerja sebagai tulang punggung perekonomian Jakarta.

Baca juga artikel terkait DEMO atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Yantina Debora