tirto.id - Link unduh pedoman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025, bidang, dan tahapan pelaksanaan dapat dipelajari calon peserta sebelum melakukan tahapan seleksi.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) secara resmi membuka pendaftaran Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025. Program tahunan dirancang untuk mendorong lahirnya ide-ide inovatif dan kreatif dari mahasiswa Indonesia.
Program ini menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di berbagai bidang. Di antaranya mencakup penelitian ilmiah, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, hingga penerapan teknologi yang bermanfaat secara praktis.
PKM 2025 hadir dengan beberapa penyesuaian dan peningkatan dari tahun sebelumnya, baik dari segi kategori, mekanisme seleksi, hingga peluang pendanaan.
Mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia dapat menyusun proposal sejak dini agar mampu bersaing dalam kompetisi yang setiap tahun semakin kompetitif.
Daftar Bidang PKM 2025
Daftar bidang PKM 2025 di antaranya mencakup PKM-RE, PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Penerapan Iptek (PKM-PI), hingga PKM-Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK).
Berikut adalah merupakan penjelasan masing-masing daftar bidang PKM 2025:
1. PKM-RE
Melatih mahasiswa dalam mengungkap hubungan sebab-akibat, aksi-reaksi, rancang bangun, eksplorasi, materi alternatif, desain produk atraktif, rancangan dasar dan sejenisnya atau identifikasi senyawa kimia aktif.
2. PKM-RSH
Melatih mahasiswa dalam mengungkap hubungan sebab-akibat, penelitian deskriptif tentang perilaku sosial, ekonomi, pendidikan, seni dan budaya masyarakat baik terkait dengan kearifan lokal maupun perilaku kontemporer.
3. PKM-Kewirausahaan (PKM-K)
Fokus pada penciptaan atau pengembangan usaha mandiri berbasis kreativitas mahasiswa dalam menjawab kebutuhan pasar.
4. PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM)
Bertujuan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan menyelesaikan masalah sosial.
5. PKM-Penerapan Iptek (PKM-PI)
Mengarahkan mahasiswa untuk menerapkan hasil penelitian dan teknologi tepat guna dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.
6. PKM-Karsa Cipta (PKM-KC)
Mengajak mahasiswa untuk menciptakan produk baru yang inovatif dan memiliki potensi aplikatif di bidang teknik, sains, atau seni.
7. PKM-KI
Menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap problematika faktual di masyarakat atau dunia usaha, dan sekaligus mengasah kreativitas mahasiswa untuk menghasilkan karya fungsional inovatif yang solutif berbasis iptek. Luaran utama berupa produk skala penuh (skala 1:1), jadi bukan merupakan prototipe.
8. PKM-Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK)
Mengembangkan ide-ide masa depan yang solutif dan berbasis analisis kritis terhadap tantangan nasional dan global.
9. PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI)
Menyusun artikel ilmiah dari hasil kegiatan akademik, seperti tugas akhir atau penelitian, untuk dipublikasikan secara nasional.
10. PKM-Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK)
Berupa penyusunan dan penyajian ide melalui media video berdurasi pendek yang menggambarkan solusi terhadap isu tertentu dengan pendekatan yang logis dan kritis.
Tahapan PKM 2025
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025 memasuki tahap sosialisasi dan pengumpulan proposal.
Untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri dengan optimal, Kemendiktisaintek telah mengumumkan tahapan lengkap pelaksanaan PKM 2025. Isinya terdiri dari beberapa fase penting, mulai pengusulan hingga seleksi nasional.
Berikut ini adalah tahapan PKM 2025 yang perlu diperhatikan oleh peserta:
- Sosialisasi dan Pengumuman Skema PKM (April – Mei 2025): perguruan tinggi melakukan sosialisasi internal kepada mahasiswa terkait skema PKM yang tersedia, panduan penulisan proposal, dan sistem pendaftaran daring melalui SIMBELMAWA.
- Pengusulan dan Pengumpulan Proposal (6 Mei – 10 Juni 2025): mahasiswa menyusun proposal PKM sesuai skema pilihan dan mengunggahnya melalui sistem daring, disertai dengan pendampingan oleh dosen pembimbing.
- Seleksi Internal Perguruan Tinggi (Juni 2025): proposal yang masuk akan diseleksi oleh masing-masing perguruan tinggi untuk menentukan proposal terbaik yang layak diajukan ke tingkat nasional.
- Evaluasi dan Seleksi Kemendikbudristek (Juli – Agustus 2025): proposal dari seluruh Indonesia akan dinilai oleh reviewer nasional. Proposal yang lolos seleksi akan mendapatkan pendanaan dari pemerintah untuk pelaksanaan program.
- Pelaksanaan Kegiatan PKM (Agustus – Oktober 2025): tim mahasiswa melaksanakan program sesuai rencana kegiatan dan anggaran yang telah disetujui, dengan monitoring berkala dari dosen pembimbing dan pihak universitas.
- Pengumpulan Laporan Kemajuan dan Akhir (Oktober – November 2025): setiap tim wajib menyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan dan dokumentasi hasil untuk penilaian lebih lanjut.
- Evaluasi dan Seleksi PIMNAS (November 2025): tim yang dinilai berhasil dalam pelaksanaan kegiatan akan diseleksi untuk mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025.
- PIMNAS 2025 (Desember 2025): sebagai puncak kegiatan, tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia akan mempresentasikan karya mereka di hadapan juri nasional dalam ajang prestisius tahunan ini.
Link Unduh Pedoman PKM 2025 Semua Bidang
Mahasiswa yang ingin mengikuti PKM 2025 dapat mengunduh pedoman pelaksanaan berikut semua bidang pada tautan di bawah ini:
Penulis: Mar'atus Sholikhah
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































