tirto.id - Siswa dari jenjang TK sampai SMA akan menjalani masa liburan akhir semester ganjil pada Desember 2025. Rata-rata masa liburan berlangsung mulai pekan ketiga. Benarkah libur sekolah kali ini tidak boleh ada pekerjaan rumah (PR)?
Libur akhir semester 1 berlangsung setelah selesainya penilaian sumatif dan masa jeda. Siswa umumnya menjalani libur sekolah ini selama dua pekan. Jadwal libur sekolah tiap provinsi dimungkinkan ada perbedaan waktu.
Namun, liburan kali lebih istimewa. Pasalnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI menerbitkan surat edaran yang salah satunya terkait PR bagi siswa.
Libur Sekolah Dianjurkan Tanpa Tugas
Mendikdasmen Abdul Mu'ti telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan menjalankan kebijakan libur semester ganjil menurut kalender pendidikan tahun ajaran 2025/2025 yang telah disusun.
Di sisi lain, Abdul Mu'ti menyampaikan imbauan agar Kepala Satuan Pendidikan tidak memberikan PR atau proyek liburan berlebihan. Apalagi, tidak disarankan pula jika tugas tersebut sampai mengeluarkan biaya tambahan besar atau harus memakai gawai dan internet secara intensif.
Apabila sekolah memutuskan untuk memberi tugas maka diharapkan dengan tingkat sederhana. Tugas juga sebaiknya menyenangkan dan bisa dikerjakan bersama keluarga. Keluarga juga tidak sampai muncul tambahan beban finansial.
Anjuran libur sekolah tanpa tugas ini memiliki tujuan agar orang tua bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk menjalani kegiatan sehari-hari dengan anak. Mereka juga bisa berekreasi menyesuaikan kemampuan.
5 Ide Liburan Sekolah Akhir Tahun di Rumah
Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di rumah saat libur sekolah akhir tahun. Kegiatan ini bisa dijalankan bersama antara orang tua dan anak. Berikut beberapa contoh aktivitasnya:
1. Memasak bersama
Memasak tidak bisa lepas dari aktivitas dalam keluarga. Anak-anak dapat terlibat dalam proses memasak mulai dari mengiris bahan sampai mengolah di atas kompor.Jika anak masih benar-benar pemula, orang tua wajib melakukan pengawasan. Pilihan menu yang dibuat juga sebaiknya sederhana sehingga anak akan merasa puas saat mampu menyelesaikan masakannya sendiri.
2. Membersihkan rumah
Membersihkan rumah bisa menjadi aktivitas menyenangkan saat dikerjakan bersama-sama. Saat membersihkan, anak dapat diajak pula mengatur ulang tata letak kamar. Hal ini membuat suasana kamar dan ruangan di rumah lebih segar.3. Berkebun
Aktivitas berkebun membuat anak lebih dekat dengan alam. Ia akan mengenal kehidupan lain yang mungkin jarang ditemuinya seperti memahami peran cacing tanah, cara merawat tanaman, dan sebagainya.Anak bisa menanam dan merawat kangkung, bayam, cabai, dan sebagainya. Kegiatan ini bisa berlanjut sekali pun anak sudah masuk sekolah sebagai hobi.
4. Membuat kerajinan tangan
Jika anak-anak selama di sekolah lebih sering bertemu dengan kegiatan belajar di balik meja, saat libur bisa diisi dengan membuat kerajinan tangan.Ada banyak cara membuat kerajinan ini. Misalnya menggunakan kardus bekas untuk membuat berbagai bentuk menarik seperti rumah-rumahan, mobil-mobilan, dan lainnya.
Saat membuat kerajinan, orang tua bisa membantu. Dengan begitu, keakraban juga akan terjalin antara orang tua dan anak.
5. Berkemah di sekitar rumah
Berkemah tidak harus dilakukan sampai ke pegunungan. Orang tua dan anak bisa melakukannya di halaman rumah jika memungkinkan, atau ke lapangan terdekat yang aman.Saat berkemah bisa diisi dengan berbagai kegiatan menyenangkan. Misalnya saling berbagi cerita atau melakukan permainan bersama.
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id

































