Kuliner Khas Kalimantan Timur: Sate Payau Hingga Bingka Kentang

Oleh: Dewi Adhitya S. Koesno - 28 Agustus 2019
Dibaca Normal 3 menit
Kuliner khas Kalimantan Timur yang bisa dinikmati saat berkunjung ke ibu kota baru Indonesia.
tirto.id - Kalimantan Timur menjadi pilihan Presiden Jokowi sebagai ibu kota baru menggantikan Jakarta. Hal itu diumumkan Jokowi di Istana Negara, Senin (26/8/2019) siang.

Meski tidak sepopuler di Pulau Jawa ataupun Bali, Kalimantan Timur juga memiliki tempat wisata yang tetap menarik untuk dikunjungi. Mulai dari Pulau Derawan, Air Terjun Kedang Ipil, Patai Sekerat, Museum Mulawarman, dan beberapa tempat lainnya.

Namun, berwisata tentu tak lengkap jika tak disertai dengan mencicipi kuliner khas dari daerah tersebut.

Berikut ini daftar beberapa kuliner khas Kalimantan Timur yang bisa ditemui saat berkunjung ke provinsi ini:

1. Nasi Kuning Bumbu Habang

Nasi Kuning khas Kalimantan Timur mirip dengan nasi kuning biasanya yaitu dimasak menggunakan kunyit dan santan, yang membedakan karena disajikan dengan sambal habang (sambal merah) dan Haruan (ikan gabus) masak habang.

Di daerah ini nasi kuning mayoritas menggunakan lauk ikan haruan atau ikan gabus yang sangat terkenal di Samarinda.

Ikan haruan/gabus ini dimasak merah atau menggunakan bumbu merah yang membuat lauk ikan ini gurih dan lebih nikmat, sehingga ini yang membuat nasi kuning di Samarinda berbeda dengan nasi kuning di daerah lain yang umumnya menggunakan lauk ayam dan telur.

Di daerah ini juga ada Kampung Nasi Kuning yang merupakan julukan yang disematkan untuk Jalan Lambung Mangkurat, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai pusat berkumpulnya para penjual nasi kuning khas Samarinda yang beroperasi dari malam hingga dini hari. Kampung Nasi Kuning diresmikan oleh Wali kota Samarinda, Syaharie Jaang, pada tahun 2013.


2. Sate Payau
Ilustrasi sate bumbu kacang
Ilustrasi sate bumbu kacang. foto/istockphoto


Sate payau merupakan makanan langka di Kalimantan Timur dan biasanya disajikan pada festival-festival dan upacara adat. Kelangkaan sate ini karena berbahan dasar dari daging rusa. Dalam bahasa daerah setempat, payau berarti rusa.

Penyajiannya sama seperti sate pada umumnya di mana daging ditusuk dengan bambu dan di atasnya diguyur dengan bumbu kacang.

Jika sangat ingin menikmatinya, kuliner satu ini bisa ditemui di Tepian Pandan, Tenggarong, Kalimantan Timur.

3. Ayam Cincane
Ayam bakar coklat
Ayam bakar. foto/istockphoto


Ayam Cincane merupakan ayam kampung yang dibakar dan dinikmati menggunakan sambal tomat.

Sebelum dibakar, ayam ini direbus terlebih dahulu kemudian dibakar hingga berwarna kecoklatan dengan menggunakan bumbu merah yang bercita rasa lengkuas, jahe dan kemiri.

Hidangan ini biasanya disajikan pada acara-acara besar, seperti pesta pernikahan dan acara penyambutan tamu-tamu kehormatan. Selain itu, juga bisa dijumpai di beberapa kedai ataupun rumah makan di Kalimantan Timur.

4. Sayur Asam Kutai
Sayur asem
Sayur asem. foto/istockphoto

Sayur asam merupakan jenis sayur khas yang ada di Indonesia. Beberapa di antaranya ada sayur asam kangkung, sayur asam ikan asin dan sayur asam khas Betawi.

Tetapi, Sayur Asam Kutai, Kalimantan Timur ini sedikit unik karena bahan utamanya menggunakan kepala ikan gabus yang dicampur potongan talas atau ubi, kangkung dan jantung pisang batu.

Sementara kuah bumbu asamnya berasal dari air jeruk nipis dan terung asam Kalimantan atau disebut juga terung Dayak.

5. Pisang Gapit
Ilustrasi Pisang Gapit
Ilustrasi Pisang Gapit. foto/istockphoto

Pisang gapit merupakan jajanan yang populer di Kalimantan Timur. “Gapit” berasal dari Bahasa Kutai dan Banjar yang kurang lebih artinya dicapit atau dijepit.

Jajanan ini sangat mudah ditemui di pinggir jalan, terutama di daerah Tepian, Sungai Mahakam.

Pisang ini menggunakan bahan utama pisang kapok, pisang sanggar atau pisang tanduk yang masih setengah matang.

Penyajiannya dengan dibakar sambil dijepit dan dipencet agar bentuknya pipih dan melebar, kemudian diberi toping atau kuah seperti saus nangka, saus durian, atau saus caramel.

6. Bingka Kentang
Ilustrasi bingka kentang
Ilustrasi bingka kentang. foto/istockphoto

Bingka kentang merupakan kudapan berupa kue khas Banjar yang biasa ditemui di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Keunikannya terletak dari bahan dan cara memasaknya.

Sesuai dengan namanya, bahan dasar kue ini selain dari tepung terigu juga menggunakan kentang, kemudian dimasak dengan cara dibakar di atas api arang/api kompor hingga berwarna kuning kecoklatan, lalu bisa dipotong sesuai selera.

Memiliki bentuk yang unik dengan rasa manis dan tekstur legit membuat kue bingka kentang cocok menjadi camilan yang dapat dinikmati pada sore hari

7. Amplang Kuku Macan

Kuliner ini disebut kuku macan karena bentuknya yang mirip dengan kuku macan. Amplang kuku macan ini biasa dijadikan buah tangan favorit para pengunjung yang datang ke Kota Balikpapan dan mudah ditemui di toko oleh-oleh khas di Balikpapan.

Kuku macan di daerah lainnya biasa lebih dikenal dengan sebutan kerupuk tenggiri, kerupuk udang atau tergantung nama ikannya.


Baca juga artikel terkait PEMINDAHAN IBU KOTA atau tulisan menarik lainnya Dewi Adhitya S. Koesno
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dewi Adhitya S. Koesno
Editor: Agung DH
DarkLight