tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proyek pembangunan jalan di wilayah Mandailing Natal (Madina) yang dikerjakan oleh Direktur Utama PT Dalihan Natolu Grup, Akhirun Efendi Siregar (KIR). Pengusutan ini terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan. KIR sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pendalaman itu dilakukan dalam pemeriksaan 8 saksi, yaitu di antaranya eks Bupati Mandailing Natal, Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan Plt Kadis PUPR Mandailing Natal Elpi Yanti Sari Harahap di kantor BPKP Medan pada Kamis (17/7/2025).
“Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi di Mandailing Natal atau di Madina. Penyidik mendalami terkait dengan proyek-proyek yang dikerjakan oleh tersangka KIR, khususnya di wilayah Madina,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (16/7/2025).
Selain Plt Kadis dan eks Bupati Mandailing Natal, KPK juga memeriksa anggota Kelompok Kerja (Pokja) PUPR Mandailing Natal, Natalina; Komisaris PT Dalihan Natolu, Taufik Lubis; Bendahara PT Dalihan Natolu, Mariam; dan Wakil Direktur PT Dalihan Natolu, Seri Agustina Melinda.
Kemudian, Maskuddin Henri selaku Direktur dan pemegang saham PT Rona Na Mora, dan Isabella yang disebut sebagai pihak yang mengurus rumah tangga.
Menurut Budi, penyidik saat ini sedang mengurai mulai dari temuan penggeledahan hingga pengembangan terkait dengan keterlibatan proyek-proyek lainnya di Sumut.
Dalam kasus ini, KPK melakukan OTT di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada Kamis (26/6/2025) malam. Enam orang diciduk dan diboyong ke Jakarta. Namun hanya lima di antaranya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Kelimanya adalah Kepala Dinas PUPR Pemprov Sumut, Topan Obaja Putra Ginting (TOP); Kepala UPTD Gunung Tua, Rasuli Efendi Siregar (RES); Pejabat Pembuat Komitmen Satker PJN Wilayah I Sumut, Heliyanto (HEL); Direktur Utama PT DNG, M Akhirun Efendi Siregar (KIR); dan Direktur PT RN, M Raihan Dalusmi Pilang (RAY).
Mereka diduga terlibat praktik penyuapan terkait dua proyek pembangunan jalan di Sumut dengan total anggaran Rp231,8 miliar. Dua proyek itu berada di Dinas PUPR Pemprov Sumut dan di Satker PJN Wilayah I Sumut.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































