Pandemi COVID-19

KPAI Dorong Pemerintah Mempercepat Vaksinasi COVID-19 untuk Anak

Reporter: Alfian Putra Abdi - 7 Nov 2021 12:43 WIB
Dibaca Normal 1 menit
KPAI dorong vaksinasi anak usia 6-11 tahun segera dilakukan mengingat aktivitas PTM untuk PAUD/TK dan SD sudah mulai diberlakukan.
tirto.id - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti meminta pemerintah segera menuntaskan vaksinasi terhadap anak usia 12-17 tahun, yang saat ini masih belum mencapai target 26 juta anak. Ia khawatir lambannya vaksinasi tersebut akan memengaruhi vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang direncanakan akan dilaksanakan pada 2022.

Sebab ia menilai hingga awal November 2021 pencapaian vaksinasi anak usia 12-17 tahun masih rendah, yaitu 4,5 juta anak yang sudah divaksin dari target 26 juta anak.

“Jika pemberian vaksinasi anak usia 12-17 tahun belum dapat dituntaskan pada Desember 2021 ini, maka program vaksinasi anak usia 6-11 tahun akan tertunda," ujar Retno dalam keterangan tertulis, Minggu (7/11/2021).

Retno juga menyarankan kepada pemerintah agar sesegara mungkin memberikan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun. Mengingat aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) untuk PAUD/TK dan SD sudah mulai diberlakukan.

“Pembukaan sekolah tatap muka secara bertahap akan menjadikan anak juga berpotensi pembawa virus COVID-19 setelah beraktivitas di luar rumah dan menularkannya kepada orang lain. Hal ini menjadi kekhawatiran dan harus menjadi perhatian bersama," tukasnya.

Ia juga berharap agar para orangtua murid tidak ragu memberikan vaksin terhadap anak-anaknya dan tidak memilih-milih merek vaksin. Sebab ia meyakini vaksinasi yang tersedia aman dan bermutu.

“Ingat, vaksin adalah hak anak-anak anda, berikan haknya, ijin kan dan antar anak-anak anda untuk divaksin," ujarnya.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin COVID-19 Sinovac untuk anak usia 6-11 tahun. Namun Kementerian Kesehatan masih akan menunggu rekomendasi terkait pelaksanaan vaksinasi pada kelompok usia tersebut.

Sembari menunggu rekomendasi dari IDAI dan ITAGI, Kemenkes juga akan memastikan terlebih dahulu ketersediaan vaksin yang hendak digunakan untuk usia 6-11 tahun tersebut. Diperkirakan sasaran usia tersebut jumlahnya sekitar 23-25 juta.

“Sementara kita menyiapkan pelaksanaan teknisnyaa termasuk seperti prosedur skrining dan prosedur vaksinasinyaa, kita akan meminta rekomendasi dari (Indonesia Technical Advisory Group on Immunization) dan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan organisasi profesi lainnya," kata Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Senin (1/11/2021).


Baca juga artikel terkait VAKSINASI ANAK atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Abdul Aziz

DarkLight