tirto.id - Pembangunan Jalan Tol Ancol Timur–Pluit (Harbour Road II) terus melaju. Per awal April 2026, konstruksi yang digarap PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah menembus angka 32,31 persen.
Manajer Proyek Harbour Road II WIKA, Hari Purnama, menyebut proyek ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menambah kapasitas jalan tol di kawasan utara Jakarta yang selama ini hanya bertumpu pada satu akses utama.
“Pembangunan tol ini bertujuan mengurangi kemacetan di wilayah utara Jakarta yang saat ini hanya memiliki satu akses tol utama,” ujarnya dalam kegiatan site visit media di Jakarta Utara, Senin (6/4/2026).
Proyek tol sepanjang sekitar 9,7 kilometer ini dirancang dengan konfigurasi 2x3 lajur dan kecepatan rencana 80 km per jam. Rutenya membentang dari Ancol Timur hingga Pluit, dilengkapi dua junction utama dan sejumlah akses ramp.
Dari sisi teknis, proyek ini menyimpan sejumlah keistimewaan. Salah satunya adalah penggunaan struktur box girder selebar 14,3 meter yang diklaim sebagai salah satu yang terlebar di Indonesia. Selain itu, metode konstruksi juga mengerahkan hingga tujuh unit launching gantry secara bersamaan.
Engineer Project Harbour Road II, Yuda, menjelaskan bahwa struktur elevated mendominasi proyek ini dengan total bentang jembatan mencapai sekitar 23 kilometer.
“Kami menggunakan metode bore pile dengan diameter hingga 1,8 meter serta teknik erection segmental untuk memastikan efisiensi di area terbatas,” jelasnya.
Namun, proyek ini juga menghadapi berbagai tantangan. Pembebasan lahan baru menyentuh sekitar 45 persen.
“Di sisi selatan masih terdapat sekitar satu kilometer lahan yang perlu diselesaikan,” kata Hari.
Tantangan lain datang dari kondisi lapangan, mengingat proyek ini berada di tengah infrastruktu aktif lain seperti rel kereta api, ruas tol existing, serta jaringan utilitas bawah tanah seperti pipa dan kabel optik. Tim konstruksi pun mesti memastikan setiap tahap pengerjaan tetap aman tanpa mengganggu infrastruktur yang sudah beroperasi.
Dengan nilai investasi sekitar Rp15,8 triliun, tol ini dirancang untuk memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan kenyamanan berkendara di kawasan pesisir utara Jakarta. Ke depan, tol ini juga direncanakan tersambung dengan jaringan jalan tol lainnya hingga menjangkau kawasan bandara.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id





































