tirto.id - Kompolnas mengungkap banyaknya aduan masyarakat yang diterima sepanjang 2025. Mereka mencatat, aduan yang masuk didominasi terkait keluhan kinerja Polda Metro Jaya dengan total 237 aduan selama 2025.
"Polda Metro Jaya sebanyak 237 aduan (31%), Polda Sumatra Utara sebanyak 179 aduan (23%), Polda Jawa Timur sebanyak 161 aduan (21%), Polda Jawa Barat sebanyak 97 aduan (12%), dan Mabes Polri sebanyak 86 aduan (11%)," ujar Komisioner Kompolnas, Yusuf, dalam konferensi pers kinerja 2025 dan proyeksi 2026, di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Jika diklasifikasikan berdasarkan satuan kerja Polri, kaya Yusuf, satuan reserse paling banyak diadukan ke Kompolnas dengan jumlah 1.196 aduan, Propam sebanyak 81 aduan, SDM 1 aduan, Brimob 1 aduan, serta Dokkes 1 aduan.
Dijelaskan Yusuf, secara keseluruhan bahwa Kompolnas menerima 1.291 surat pengaduan dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, telah ditindaklanjuti 693 yang telah dijawab, 560 atau sekitar 80% dengan 40 permintaan sudah masuk tahap klarifikasi kedua. Namun, masih terdapat 133 permintaan yang belum terjawab dan 598 surat masih di proses.
"Kondisi ini menjadi catatan agar dilakukan percepatan penyelesaian klarifikasi dan penguatan monitoring, sehingga proses penanganan aduan ke depan dapat berjalan lebih tepat waktu, transparan, dan akuntabel," tutur dia.
Lebih lanjut, Yusuf menyebut, Kompolnas akan memberikan lima rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2026. Kendati demikian, sampai saat ini baru ada tiga rekomendasi yang dimiliki.
Rekomendasi pertama adalah penguatan kepolisian berbasis profesionalisme, kesetaraan gender, dan perlindungan perempuan dan anak. Rekomendasi kedua, penguatan perlindungan kelompok rentan dan kesehatan mental personel Polri.
"Penguatan paradigma pelayanan Polri dalam menjaga demokrasi," ungkap dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id





























